By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Optimalisasi Zakat Bisa Bantu Masyarakat di Tengah Pandemi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Optimalisasi Zakat Bisa Bantu Masyarakat di Tengah Pandemi

Last updated: 14 Oktober 2020 20:46 20:46
Jatengdaily.com
Published: 14 Oktober 2020 20:46
Share
Fraksi PKS DPRD Jateng dan Laziz berdiskusi tentang zakat Rabu (14/10/2020). Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah, Setia Budi Wibowo menyatakan optimalisasi dana zakat dapat membantu masyarakat terutama dalam menghadapi masa sulit ditengah pandemi COVID-19. Hal itu disampaikannya di tengah diskusinya dengan Lazis Jateng, sebuah lembaga yang bergerak di lembaga amil zakat (LAZ), Rabu (14/10/2020).

Dalam diskusi yang diselenggarakan pada “Hari Fraksi” ini, Bowo menyampaikan betapa pentingnya peran lembaga sosial dalam membantu masyarakat dalam situasi pandemi.

“Pandemi (COVID-19) yang melanda menyebabkan sendi-sendi ekonomi masyarakat terganggu, lembaga seperti Lazis amat penting perannya dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan. Jika dapat di optimalkan penyerapan dan pengelolaannya tentunya akan lebih banyak lagi yang terbantukan,” tambahnya.

Hal ini merajuk pada statemant dari Doso Sutrisno selaku Direktur Eksekutif Lazis Jateng, bahwa penyerapan dana zakat sejauh ini masih belum optimal.

“Potensi zakat di Jateng ini termasuk salah satu yang terbesar di pulau jawa, mencapai Rp 14 triliun per tahun. Hanya saja penyerapannya baru di angka ratusan miliar per tahun yang dikumpulkan dari pelbagai lembaga zakat,” tambahnya.

Untuk itu menurut Doso Sutrisno, perlu adanya kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, juga legislatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dan betapa bermanfaatnya berzakat.

“Potensi zakat yang belum terhimpun masih sangat besar, perlu kolaborasi efektif agar penghimpunan serta penyaluran dana zakat ini bisa menjangkau lebih banyak lagi kalangan, setelah ini kita akan melakukan munikasi dengan unsur pemerintah, juga Fraksi-fraksi lain di DPRD Jateng” ungkapnya.

Dalam diskusi ini hadir pula Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jateng Riyono, Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso, juga Iwan Yuniarto selaku Direktur Fundraising Lazis Jateng. yds

You Might Also Like

Pemprov Jateng Bantu Mantan Pekerja Sritex
KAI Daop 4 Semarang Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng
Tujuh Orang Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Rombongan Pengantar Umroh di Gresik
Perang Sarung Kembali Marak dan Resahkan Warga, Ini Imbauan Polda Jateng
10 PTS Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2023, Berikut Daftarnya
TAGGED:dprd jatengfraksi pks jatenglaziz jatengzakat di jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?