PAPDI dan IDI Beri Pengobatan Gratis Pascabanjir Demak

Para dokter dari PAPDI Semarang dan IDI Demak saat memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga juga korban banjir di Desa Trimulyo Guntur. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Banjir jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo telah usai. Meski genangan air mengering, namun trauma psikis yang tersisa berimbas melemahnya fisik. Kondisi itu terlihat pada sebagian korban banjir.

Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis pun digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Semarang berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Demak, Minggu (19/1/2020). Selain memberikan bantuan logistik serta perlengkapan sekolah, puluhan dokter pun diterjunkan untuk memeriksa kesehatan psikis juga fisik para korban banjir, pada kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di Balai Desa Trimulyo itu.

Ketua PAPDI Cabang Semarang, dr Hery Djagat Purnomo, MD, PhD menyampaikan, pengobatan pascabanjir seringkali dibutuhkan warga yang sebelumnya mengalami trauma psikis akibat banjir berhari-hari. Maka di samping Demak, bantuan pengobatan gratis juga diberikan kepada korban banjir di Grobogan.

Menurutnya, penyakit yang biasa muncul pascabanjir antara lain diare, gatal, batuk, pilek serta ketahanan tubuh yang menurun. Hal itu terjadi akibat asupan gizi yang tidak cukup.

“Sehubungan itu kami bantu para korban banjir ini dengan memeriksa kesehatan mereka. Di samping memberikan kebutuhan lainnya, seperti beras, gula pasir, minyak goreng dan alat alat kelengkapan sekolah siswa korban banjir,”ujarnya didampingi Sie Humas dan Pengabdian Masyarakat dr Tania Tedjo, serta Penasihat PAPDI Dr dr Lestariningsih SpPD, Kgh.

Di sisi lain, pengurus IDI Demak, dr Isdiyanto menambahkan, bakti sosial kesehatan bersama PAPDI tersebut menjadi prioritas utama yang dilaksanakan pascabanjir. “Semoga pengobatan gratis dan pemberian bantuan sembako ini dapat meringankan beban warga pascabanjir,” imbuhnya.

Bantuan logistik dan perlengkapan sekolah secara simbolis diserahkan kepada Kalak BPBD Kabupaten Demak HM Agus Nugroho LP. Disebutkan, meskipun banjir telah usai, namun pemeriksaan kesehatan di Balai Desa Trimulyo terus dilakukan oleh petugas kesehatan. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here