By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pemerintah Akan Screening Massal untuk Cari Korban Corona
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemerintah Akan Screening Massal untuk Cari Korban Corona

Last updated: 20 Maret 2020 10:35 10:35
Jatengdaily.com
Published: 20 Maret 2020 10:35
Share
ilustrasi
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) –Untuk mempercepat mengetahui korban kasus positif virus corona di masyarakat, pemerintah segera melakukan pemeriksaan massal.

“Dalam waktu dekat akan melaksanakan pemeriksaan secara massal atau screening massal menggunakan pemeriksaan imunoglobin sebagai upaya tes screening awal dan bisa dilaksanakan secara massal,” ujar Juru Bicara Pemerintahan untuk Virus Corona atau COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung TVRI, Kamis (19/3).

Yuri mengatakan beberapa negara sudah melakukan screening, tujuannya agar secepat mungkin bisa ketahui kasus positif virus corona di masyarakat. Namun tidak seluruhnya masuk rumah sakit jika mereka positif.

“Kasus positif tanpa gejala atau gejala ringan akan diedukasi, isolasi diri, yang bisa dilakukan di rumah yang akan di-monitoring petugas kesehatan dan bisa dikonsultasikan secara online Hallo Dok, misalnya,” kata dia.

Yuri menganjurkan bagi siapa pun yang sedang mengalami influenza, maka sebaiknya menggunakan masker untuk membatasi percikan droplet.

Sedangkan untuk jumlah kasus virus corona meningkat drastis menjadi 309 kasus. Angka tersebut melonjak sebanyak 82 kasus dari sebelumnya.

Dari data yang disampaikan Yuri, peningkatan kasus virus corona terbanyak adalah di DKI Jakarta. Jumlah keseluruhan total kasus di ibu kota sebanyak 210 kasus. Angka tersebut bertambah 52 kasus dari sebelumnya. She

You Might Also Like

Komisi Informasi Rumuskan Perki Majelis Etik, Ketua KI Jateng: Penting untuk Menjaga Integritas Lembaga
Mahasiswa S2 STIEPARI Semarang Kunjungi KBRI & Perdalam Pariwisata di Thailand
Ulama Sunni dari Lebanon Syekh Fadzli Alamudin Tausiah Ngumpulke Balung Pisah Masyayih Nahdlatul Ulama
Underpass Joglo di Surakarta Ditarget Selesai Tepat Waktu Desember 2024
Presiden Instruksikan Kepala Daerah Gunakan APBD Atasi Dampak Penyesuaian Harga BBM
TAGGED:corona
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?