Pemkot Santuni Keluarga Rumah Roboh

3 Min Read
Wali kota Hendrar Prihadi saat meninjau rumah korban yang roboh setelah semalam hujan mengguyur kota Semarang. Foto: Ugl--st

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Begitu mendengar kabar rumah roboh di Kampung Kulitan Kelurahan Jagalan Semarang Tengah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi langsung meluncur dan mendatangi rumah korban yang roboh di Kampung Kulitan tersebut.

Walikota mengucapkan belasungkawa serta memberi bantuan untuk meringankan penderitaan kepada keluarga korban. Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu juga meminta jajarannya untuk segera menangani  segala sesuatu secepatnya kepada keluarga korban.

“Saya mendapat kabar setelah subuhan, ada satu rumah yang roboh di daerah Kampung Kulitan dan ada korban yan meninggal dunia,” ungkapnya.

“Saya langsung meluncur ke lokasi peristiwa dan Saya sudah sampaikan kepada jajaran terkait untuk segera membantu, dan menangani mulai dari pemakamam juga pembersihan reruntuhan puing bangunan yang runtuh,” tambah Hendi, kemarin.

Di sisi lain Hendi juga menambahkan, pihaknya akan berupaya dan mengusahakan akan merenovasi atau membedah rumah korban, yang kebetulan pemerintah kota sedang melakukan program tersebut.

“Kebetulan sebelum ke rumah korban, saya baru saja meresmikan program bedah rumah di Kelurahan Purwodinatan. Insya Allah keluarga korban kami back up,” jelas Hendi. “Harapan saya kepada seluruh warga Kota Semarang, manfaatkanlah fasilitas rehab rumah tidak layak huni yang kami siapkan, tolong dicek plafon dan kayu-kayunya, kalau memang perlu diganti, sekiranya dari keluarga tidak mampu bisa memakai program kami,” tegasnya.

Sementara itu, saat Hendi berada di lokasi, tampak atap dan tembok- tembok rumah runtuh ke tanah. Dari penuturan ketua RT setempat yang juga saksi, peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 5.00 WIB saat hujan lebat.

“Saya mendengar suara gemuruh setelah subuh, setelah saya bersama warga mengecek ke luar ternyata ada rumah roboh,” ujar Agus Sugito.

Pasca kejadian tersebut Tim BPBD Kota Semarang, Satpol PP Kota Semarang, dan Tagana dari Kota Semarang bersama relawan pun tampak berada di sana melakukan evakuasi.

Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan kemacetan di sejumlah ruas, pohon tumbang, hingga satu bangunan rumah roboh di RT 4 RW 7, Kampun Kulitan, Jagalan, Semarang Tengah, Kota Semarang. Adapun terkait adanya perisitiwa bangunan rumah roboh, dua korban meninggal dunia, yaitu seorang warga bernama Sugeng dan anaknya. Ugl–st

0
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.