Penyemprotan Disinfektan Serentak di Demak

Personel Polres Demak saat melalukan penyemprotan disinfektan serentak bersama Gugus Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Demak. Foto: Jatengdaily.com/rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Penyemprotan disinfektan serentak dilakukan di wilayah Kabupaten Demak, Selasa (31/3/2020). Sejumlah armada dari BPBD, Damkar juga Polres pun dioptimalkan untuk membantu penyemprotan di wilayah perkotaan.

Kapolres Demak AKBP R Fidelis Purna Timoranto menyampaikan, kegiatan bersama Gugus Satuan Tugas Penanggulangan Wabah Covid 19 Kabupaten Demak itu menindaklanjuti Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid 19). Serta Telegram Kapolri bernomor ST/868/III/KEP/2020 tentang Antisipasi Perkembangan Pandemik Virus Corona.

Maka itu penyemprotan disinfektan memanfaatkan kendaraan dinas Polri serta kendaraan dinas instansi lain. Gerakan preventif secara masif dan serentak berupa penyemprotan disinfektan ini untuk meminimalisasi tingkat penyebaran Covid 19.

“Maka itu selain di kawasan perkotaan, juga dilakukan jajaran polsek, bahkan desa/kelurahan dengan personel Bhabinkamtibmas sebagai penggerak,” kata kapolres.

Pada saat sama masyarakat kembali diingatkan, agar tetap tinggal di rumah jika tidak ada kepentingan krusial. Di samping juga menghindari kegiatan pengumpulan massa.

“Jika masih ngeyel melakukannya (pengumpulan massa), terpaksa akan dibubarkan demi kemanusiaan dan demi keselamatan masyarakat Demak. Sebab keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” tegas kapolres.

Di sisi lain, Bupati HM Natsir yang juga Ketua Gugus Satgas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Demak menuturkan, pemda bersama forkompinda tak hentinya melakukan upaya preventif secara intensif dan masif terhadap penyebaran wabah corona di Kota Wali.

“Sinergi melawan virus corona harus terus dilakukan. Sebab mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan penyemprotan serentak yang didukung instansi samping seperti Polres dan Kodim diharapkan bisa menjadi penyemangat masyarakat, sehingga lebih yakin melawan covid 19,” kata bupati.

Maka disampaikan apresiasi kepada para dermawan baik atas nama pribadi atau lembaga yang dengan ikhlas memberikan donasi untuk mendukung upaya penanggulangan covid 19. Seperti dilakukan pengusaha mainan dari Karanganyar, Fahrudin, yang menyumbangkan 1.500 buah ‘face shiled’ untuk para medis melindungi diri dari percikan ludah dan semacamnya saat bertugas.

“Yang tak kalah penting, dalam menjalankan tugas para tenaga medis wajib pula memperhatikan keselamatan diri. Karena misi menyelamatkan bangsa dari wabah covid 19 semakin berhasil optimal, ketika para tenaga medis sebagai garda terdepan dalam kondisi prima,” kata bupati.

Hingga Selasa (31/3/2020) sebagaimana disampaikan Sekda dr H Singgih Setyono, jumlah PDP Covid 19 di Kabupaten Demak ada empat orang. Tiga orang dinyatakan negatif hasil pemeriksaan swapnya. Sementara seorang lagi sedang dalam proses.

Sedangkan jumlah ODP ada 189 orang, namun data masih bergerak seiring kedatangan santri-santri dari Sarang Rembang yang dipulanhkan bertahap sejak Minggu (29/3). “Terhadap para ODP, karantina dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing. Dengan panjang masa karantina dan pengawasan tim sesuai SOP yakni 14 hari,” tuyupnya. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here