By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Perangi Sampah Plastik, Kota Semarang Gencarkan Taman Ecobrick
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Perangi Sampah Plastik, Kota Semarang Gencarkan Taman Ecobrick

Last updated: 17 Desember 2020 17:44 17:44
Jatengdaily.com
Published: 17 Desember 2020 17:44
Share
Walikota Hendrar Prihadi, Dirut Marimas Harjanto Halim, dan pegiat ecobrick Eko Pramukawati membuat taman ecobrick di samping kantor DLH Kota Semarang. Foto:dok/st
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebagai upaya memerangi sampah plastik di Kota Semarang, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menekankan agar masyarakat ikut peduli tidak membuang sampah plastik. Salah satu untuk mengurangi jumlah sampah plastik, Walikota meletakkan pembuatan taman ecobrick dengan memanfaatkan ribuan botol air mineral bekas.

Peletakan ecobrick pertama pembangunan taman ecobrick Kota Semarang secara simbolis dilakukan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi didampingi Kepala DLH Kota Semarang, Sapto Adi dan Direktur PT Marimas Harjanto Halim di samping kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Kamis (17/12/2020).

Hendi menyampaikan, pembangunan taman ecobrick merupakan sebuah komitmen awal dari masyarakat Kota Semarang. “Marimas sudah memberikan 20 ribu ecobrick, kemudian dari DLH memberikan fasilitas lokasi yang dibantu dari masyarakat dalam pembuatan taman ramah lingkungan ini,” kata Hendrar Prihadi.

Dirinya berharap ecobrick bisa dikembangkan di lokasi lain. Disamping murah, ecobrick bisa mengatasi sampah plastik. “Yang terpenting ecobrick kekuatannya luar biasa. Sekuat material di tempat lain,” ujarnya.

Ke depan diharapkan ecobrick bisa dibuat model-model lain untuk dikembangkan di lokasi lain di Kota Semarang. ”DLH ditargetkan bisa membuat minimal dua lokasi taman ecobrick tiap hatunnya,” ujar Hendi.

Kepala DLH Kota Semarang, Sapto Adi mengatakan, sebelumnya, kegiatan sudah dimulai dengan menggelar workshop-workshop tentang pembuatan ecobrick pada kelompok masyarakat.

Sapto menargetkan bulan April 2021 pembangunan taman ecobrick sudah selesai. Menurut Sapto, dari bank sampah juga sudah berpartisipasi dalam pembuatan ecobrick. “Siapa saja yang berpartisipasi membuat ecobrick, nanti kita buat list, kita akan beri penghargaan,” tuturnya.

Direktur PT Marimas, Harjanto Halim menambahkan, taman ecobrick ini merupakan misi bareng-bareng antara Marimas dan DLH Kota Semarang yang dibantu dari Proklim Purwokeling.

“Ini untuk menghentikan supaya plastik tidak berkeliaran dilingkungan. Dibuatnya taman ini sebagai pengingat kesadaran masyarakat yang penting melakukan ecobrick di rumah masing-masing,” tukasnya.

Harjanto Halim berpesan, jika mempunyai botol plastik jangan dibuang. Menurutnya botol plastik tersebut bisa untuk tempat membuang plastik bekas, seperti plastik permen, plastik tisu dan lainnya yang bisa dijadikan ecobrick.

“Taman ecobrick ini sebagai pengingat kesadaran masyarakat. Saya siap membantu jika ada masyarakat yang ingin membuat ecobrick. Namun yang terpenting harus dimulai oleh masyarakat dari rumah. Jangan membuang sampah plastik. Kalau punya sampah kumpulkan di dalam botol, sehingga kalau penuh bisa dibuat taman ecobrick,” ujarnya.

Harjanto juga mengusulkan agar di bandara A Yani Semarang di lokasi strategis dibuatkan taman ecobrick atau semacam barang-barang antik yang memanfaatkan botol plastik bekas, sehingga akan mengingatkan masyarakat pentingnya peduli terhadap sampah plastik. st

You Might Also Like

Puskesmas di Kota Pekalongan Layani Vaksinasi Bagi Masyarakat Umum
‘Yuk Ngabuburit’ Kulineran di Terminal Tingkir
Didatangkan dari Singapura, Obat Gangguan Ginjal Diberikan Secara Gratis
Momen Ganjar Pangkas Rambut di Asgar, Tukang Cukur Legendaris Asal Garut
Pertamina dan Hiswana Bersinergi Dukung BPBD Jateng Atasi Permasalahan Banjir Rob di Sayung
TAGGED:sampah plastiktaman ecobrick
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?