By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: PKM Semarang Raya Mendesak Dilakukan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PKM Semarang Raya Mendesak Dilakukan

Last updated: 8 Juli 2020 10:40 10:40
Jatengdaily.com
Published: 8 Juli 2020 10:40
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Menyusul jumlah kasus positif Corona yang belum landai, namun justru menunjukkan angka peningkatan. Bahkan ditemukannya, sedikitnya tiga perusahaan sebagai klaster baru penyebaran COVID-19, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo akan menerapkan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) serentak untuk seluruh wilayah Semarang Raya.

Karena Kota Semarang juga berbatasan dengan daerah lain, maka agar efektif pemberlakuan PKM itu berlaku juga untuk Kabupaten Demak, Kendal, Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.

Dengan pertimbangan, jika hanya Kota Semarang kurang efektif. Sehingga daerah terkait dan berdekatan ada saling komunikasi untuk membahas PKM ini. ‘’Buat saya harus sama semuanya,’’ jelasnya, Selasa (7/7/2020) kepada wartawan.

Pemberlakuan PKM itu terkait dengan pembatasan kegiatan masyarakat, misalnya pembatasan jam malam, dan kewajiban warga untuk di rumah saja, jika tidak mendesak melakukan kegiatan di luar rumah.

PKM adalah semacam payung hukum bagi aparat dan ASN dalam melakukan penagwasan kepada warga.  “Patrolinya digencarkan, Satpol PP maupun Dinkes bisa melakukan tracing secara terus menerus. Rapid test maupun PCR bisa lebih digiatkan. Kita sudah kumpulkan seluruh rumah sakit untuk konsolidasi,” katanya. She

You Might Also Like

BI Keluarkan Uang Rp 75.000 di HUT 75 Tahun RI, WNI Ber-KTP Bisa Tukar tapi Hanya 1 Lembar
Ledakan Bahan Petasan di Jepara, Pemilik jadi Tersangka
Dugderan, Sepanjang Jalan Pemuda Ditutup
Masyarakat Diminta Waspada Demam Berdarah dan HFMD
Jelang Idul Adha, LAZiS Jateng Gelar Syiar Parade Qurban dan Aksi Bela Palestina
TAGGED:Ganjar Pranowopkm semarang raya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?