PKS Sholawatan, Berharap Jateng Terbebas Bencana Alam

3 Min Read
Sholawatan yang digelar PKS Jateng di akhir tahun 2019. Foto: ist

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mengakhiri tahun 2019 dan menyambut tahun 2020, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sholawati Jawa Tengah agar diberikan perlindungan dari berbagai bencana. Hal tersebut dilakukan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Tengah dengan menggelar Sholawatan dan Tahlil bersama masyarakat di halaman kantor DPW pada hari Selasa malam (31/12/2019).

Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Abdul Fikri Faqih menjelaskan bahwa dengan dibacakannya Sholawat dan Tahlil bersama masyarakat Jawa Tengah, Allah turunkan perlindungannya kepada Jawa Tengah dari bencana yang menghantui setiap awal tahun baru. Menurut data Siaga Bencana PKS Jateng, trend bencana meningkat ketika mengakhiri tahun hingga awal tahun berikutnya dimulai dengan angin puting beliung, hujan angin, banjir, longsor, dan lain sebagainya.

“Kita mengharapkan keberkahan dari Rasulullah Muhammad SAW, Jawa Tengah bisa diberikan Allah perlindungan dari bencana. Apalagi ini kita di tahun baru juga memasuki musim baru, pancaroba. Jadi kita minta itu (Perlindungan) sama Allah,” Kata kader PKS yang juga menjadi Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu.

Fikri Faqih mengungkapkan bahwa saat ini beberapa bencana telah terjadi seperti bencana longsor di Banjarnegara, Cilacap dan Brebes, serta angin puting beliung di Wonosobo kemudian genangan yang mulai bergentayangan tidak hanya di kota namun juga di kabupaten maupun desa. Menurut data dari BNPB di sepanjang tahun 2019, tercatat sebanyak 2.179 kejadian bencana yang telah terjadi di Jawa Tengah dengan 35 orang korban tewas.

“Untuk itu, penting bagi kita untuk berdoa agar tidak ada lagi korban bencana di Jawa Tengah pada tahun 2020. Kita ajak seluruh masyarakat Jateng diakhir tahun 2019 ini tidak untuk berfoya foya, tapi kita berdoa untuk kebaikan kita di tahun 2020 mendatang.” ujar Fikri.

Lebih lanjut, Fikri Faqih menambahkan bahwa Sholawatan serta Tahlilan adalah salah satu budaya asli Jawa Tengah yang sangat baik untuk diteruskan. Sebagai umat Islam, melantunkan Sholawat kepada Nabi Muhammad merupakan amalan yang sangat penting untuk menuju surga.

Fikri Faqih juga mengajak untuk menelisik kembali sejarah dimana guru besar dari 2 tokoh Islam besar bangsa Indonesia berasal dari Kota Semarang, Jawa tengah yaitu Kyai Soleh Darat. Sehingga patut rasanya untuk meneruskan jejak perjuangan pendidikan serta semangat keislaman dari Kyai Soleh Darat. yds

0
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.