DEMAK (Jatengdaily.com) – Polres Demak mencanangkan desa siaga covid 19 serentak di 249 desa dan kelurahan, Senin (13/4/2020). Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres AKBP R Fidelis Purna Timoranto itu dimaksudkan mengajak masyarakat proaktif menangani covid 19 pada tataran pencegahan.
Meski belum terkategori zona merah, namun masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan. Sehubungan telah adanya dua warga Demak positif terinfeksi virus corona. Di samping meninggal dunianya dua orang berstatus pasien dalam pemantauan (PDP), meski hasil swap yang bersangkutan belum muncul.
Bermaksud menciptakan kewaspadaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penanggulangan secara mandiri itu lah, desa atau kampung siaga covid 19 dibentuk. “Intinya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan penanganan terhadap covid 19 pada tataran pencegahan,” kata kapolres.
Banyak hal disampaikan pada acara pencanangan yang secara simbolis dilaksanakan di Desa Gemulak Kecamatan Sayung, Desa Kalikondang, serta Kelurahan Bintoro dan Betokan Kecamatan Demak tersebut. Di antaranya untuk menambah kelengkapan masyarakat dalam upaya pencegahan, diberikan bantuan wastafel, alat semprot disinfektan, masker dan sejumlah paket sembako.
Diharapkan gugus satuan tugas yang terbentuk di desa dapat menangani dengan baik orang-orang yang terindikasi sebagai penular atau pembawa (carier) covid 19.
“Namun lebih utama lagi menciptakan kekebalan di tingkat desa terhadap penyebaran virus. Sehingga kedepan diharapkan muncul kampung-kampung yang kebal terhadap covid. Bukan orangnya tapi penyebarannya,” urai Kapolres Fidelis, didampingi Kasat IPP AKP Jusuf.
Di sisi lain, Ketua RW VII Kelurahan Bintoro H Mulyono didampingi Ketua RT 06 H Sugiyono menyampaikan, apresiasi dan dukungan atas inisiatif Polres Demak mencanangkan desa/kampung siaga covid 19. Terlebih RW VII yang membawahi kawasan Jalan Bhayangkara, Kiai Singkil, Kiai Jebat, dan sebagian Jalan Pemuda memiliki penduduk cukup padat mendekati angka 900 KK.
“Adanya Desa/Kampung Siaga Covid 19 sangat membantu warga dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona secara mandiri. Terutama dalam upaya memantau mobilitas warga, meski tak banyak warga kami yang perantau,” ujarnya.
Sebab tanggungjawab mencegah penyebaran virus corona bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Namun butuh dukungan dan peran serta segenap elemen bangsa. rie-yds


