By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ponpes API Tegalrejo Mulai Buka 20 Juni, Santri Sudah Dikarantina Sejak 6 Juni
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ponpes API Tegalrejo Mulai Buka 20 Juni, Santri Sudah Dikarantina Sejak 6 Juni

Last updated: 11 Juni 2020 17:14 17:14
Jatengdaily.com
Published: 11 Juni 2020 17:14
Share
KH Nur Machin Chudlory
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com) – Kegiatan belajar mengajar (ta’lim wat ta’allum) di lingkungan pesantren harus tetap berjalan. Meski demikian, ada syarat yang harus dipenuhi, karena saat ini pandemi virus corona (Covid-19) belum berlalu.

Ketua Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah KH Nur Machin Chudlory mengatakan, memasuki new normal, maka aktivitas di pesantren harus mendapat perhatian.

“Kehidupan pesantren harus segera berjalan. Termasuk TPQ madin dan kegiatan keagamaan seperti tahlilan di desa-desa. Tentunya dengan mengedepankan protokol  kesehatan. Sehingga semuanya aman dan nyaman,” ujarnya Kamis (11/6).

Di Jawa Tengah, langkah awal sudah dimulai dari Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Salaf Tegalrejo Magelang, dengan mengeluarkan “Maklumat Tegalrejo”.  Isi dari maklumat itu adalah tata cara mengatur 13.800 Santri Tegalrejo untuk kembali ke pesantren dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Atas dasar itu, pria yang akrab disapa Gus Machin itu mengharapkan Gubernur untuk segera menerbitkan surat edaran kepada pihak-pihak terkait, seperti Pemerintah Kabupaten/Kota, Gugus Tugas Daerah, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit, dan semua pondok pesantren.

Hal ini merupakan hasil keputusan rapat bersama yang digelar Pemprov Jawa Tengah beberapa hari lalu. “Untuk Puskesmas misalnya, kami mohon Gubernur segera mendorong Puskesmas untuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi para santri, sekaligus mengeluarkan surat keterangan sehat. Kami pun mengharapkan pemeriksaan kesehatan berbiaya murah, syukur- syukur tanpa dipungut biaya,” katanya.

Pengasuh Ponpes API Salaf Tegalrejo ini menjelaskan, “Maklumat Tegalrejo” diterbitkan setelah dilakukan musyawarah, serta meminta masukan dari RMI, Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyyah Kaaffah (P4SK), maupun pemerintah daerah.

“Syarat yang harus dipenuhi santri untuk bisa kembali ke pesantren adalah melakukan karantina mandiri dulu di rumahnya selama 14 hari. Ini juga harus dibuktikan dengan surat keterangan RT dimana santri tinggal,” ujarnya.

Setelah itu, imbuhnya, santri juga harus dalam kondisi sehat, dengan bukti surat keterangan dari Puskesmas. “Saat tiba di pesantren, juga di cek suhu tubuh, wajib memakai masker, dan cuci tangan,” bebernya.

Santri Tegalrejo, kata Gus Machin, dijadwalkan akan masuk ke pesantren pada 28 Syawal, atau 20 Juni 2020. Mereka yang akan masuk pada tanggal tersebut, sudah harus melakukan karantina mandiri sejak 6 Juni 2020.

“Untuk tanggal 20 ini pun, jadwalnya hanya khusus santri di Magelang. Daerah lain bergilir sesuai tanggal yang ditentukan,” terangnya.

Atas dasar itu, menurutnya, untuk bisa menampung kembali santri khusus dari Jawa Tengah saja, diperlukan waktu sekitar 10-15 hari. “Untuk yang luar Jawa Tengah, seperti dari Jawa Timur atau Jawa Barat, kita terus berkoordinasi dengan pemerintah. Arahannya nanti seperti apa,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan para masyayikh. Salah satunya terkait untuk sementara mengaji di tempat asal santri. “Misal yang dari Cirebon, kan di sekitarnya juga ada banyak pondok. Atau yang dari Kediri. Yang pasti, ngaji harus terus jalan,” pungkasnya. st

You Might Also Like

Perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI akan Digelar di IKN dan Jakarta
Mantan Direktur YLBI Heran Investasi Telkomsel ke GOTO Didiamkan
Pemerintah Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik di Perkotaan
Bersilaturahmi ke Ponpes Sirojul Munir Bekasi, Ganjar Komitmen Lanjutkan Insentif Guru Ngaji
Mengaku Agen Penyalur Kerja, Susanto Tipu dan Perkosa Korban
TAGGED:Gubernur diminta terbitkan surat edarkanMulai buka tahun ajaran baru 20 JuniPonpes API Tegalrejo MagelangSantri sudah jalani karantina
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?