Labib, mahasiswa asal Tegal yang kuliah di China pasca pulang ke kampung halamannya. Foto: wing

SLAWI (Jatengdaily.com)- Seorang mahasiswa asal Kabupaten Tegal yang belajar di negeri China, Ahmad Yusuf Faishol Labib (21), akhirnya tiba di kediamannya, Petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal pun langsung melakukan pemeriksaan terhadapnya.

Hasilnya, Labib negatif dari virus corona yang membuat negara tempatnya belajar heboh. Tidak berhentii di situ, Dinas Kesehatan juga akan memantau kesehatannya setiap hari.

Ibunda Labib, Atikah mengatakan anaknya itu sudah empat tahun berkuliah di Guangzhou. Biasanya saat libur musim dingin dia selalu pulang ke Kabupaten Tegal. Labib kuliah atas biaya sendiri dari orang tua, bukan dari beasiswa.

“Biasanya pulang pas libur musim dingin yang bertepatan dengan akhir tahun. Tapi karena sedang mempersiapkan diri untuk pemagangan kemarin memang berencana tidak pulang,” katanya.

Tetapi, kata Atikah, pada pertengahan Desember 2019, anaknya memberi kabar wabah infeksi virus korona menyebar di China. Lantaran khawatir, dirinya kemudian meminta Labib untuk segera pulang ke Tegal.

“Saya kemudian langsung mengirimkan uang agar Labib pulang saja. Tentu sebagai orang tua saya khawatir akan keselamatan anak saya,” tandasnya.

Mengetahui kepulangan Labib, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal kemudian mendatangi rumahnya untuk memeriksa kondisi kesehatan Labib. Dari hasil pemeriksaan, dia dinyatakan negatif dari gejala-gejala yang mengarah kepada infeksi virus corona.

“Hasilnya negatif, tetapi kami akan terus memantau kondisi Labib hingga dua pekan ke depan,” kata Kasi Pemantauan dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kabupaten Tegal Eko B Prabowo. wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here