Rektor Undip menerima mahasiswa baru secara simbolis. Foto: dok/humas

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Untuk pertama kalinya, Universitas Diponegoro (Undip) melakukan upacara penerimaan mahasiswa baru (maba) secara daring, untuk mahasiswa angkatan tahun 2020/2021. Upacara senat terbuka ini, dibuka oleh Ketua Senat Prof Dr Sunarso MS dan berlangsung di auditorium, Senin (14/9/2020).

Dalam kesempatan ini, Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum, secara simbolis melantik perwakilan mahasiswa yang mewakili untuk menerima KTM dan jaket, masing-masing satu mahasiswa yang mewakili program doktor, magister, spesialis, profesi, sarjana dan vokasi.

Rektor mengatakan, hari ini, hari bersejarah sebagai saksi masuknya mahasiswa baru. Undip memiliki reputasi yang baik dan unggul di tingkat nasional dan internasional. Dengan akreditasinya A. Undip juga ranking 3 nasional yang lulusannya paling cepat mendapatkan pekerjaan dan juga nomer dua terfavorit dalam SNMPT 2020 serta merupakan PTN BH nomer dua terbaik dari sembilan PTN BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum) di Indonesia.

Di tingkat internasional Undip masuk dalam satu dari delapan Universitas di Indonesia yang masuk Times Higher Education World University Rangking 2021. Produk risetnya pun unggul, sesuai dengan visi Undip universitas yang unggul di bidang riset.

Undip adalah kampus rakyat yang dipenuhi rasa welas asih. Sebab Undip tidak hanya melayani mahasiswa yang punya ekonomi berkemampuan baik. Tetapi Undip dengan tegas memberi jaminan akan melayani mahasiswa yang tidak mampu dengan minimal 20 persen dari kuoata yang ada.

Dan bahkan Undip ternyata telah memberi akses bagi lebih 30 persen mahasiswa yang tidak mampu baik itu dari Program Bidik Misi, maupun penetapan kuoata dengan kelompok,1,2 dan 3 tahun ini saja ada 1000 mahasiswa dri beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK).

Mendikbud Dorong Kampus Merdeka
Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam sambutannya secara daring merasa bersyukur bisa menyapa mahasiswa baru. ‘’Kita harus terus berjuang di tengah pandemi Covid-19, namun di sisi lain, pandemi memberi hikmah pembelajaran. Hikmahnya adalah, kondisi ini diharapkan bisa memicu kreativitas pengelola,’’ jelasnya.

Metode pembelajaran berbasis teknologi termasuk daring memenjadi suatu hal yang harus dikembangkan, seiring dengan adaptasi kurikulum yang dilakukan PT. Juga memicu dan menguatkan implementasi adaptasi baru.

Mendikbud mengatakan, melalui Kampus Merdeka, Perguruan Tinggi (PT) didorong untuk lebih adaptif dan bertransformasi dari masa lalu. Sistem belajar Kampus Merdeka mendorong belajar sepanjang hayat. Kreativitas dan inovasi bisa diasah.

‘’Di masa lalu, mahasiswa tak punya fleksibilitas, di dalam pembelajaran dilakukan dengan klasikal dengan SKS. Namun kini, kegiatan di luar kuliah, seperti magang, belajar di desa, dan kegiatan di luar kampus lainnya diharapkan bisa menjadi solusi menyelesaikan masalah di tengah masyarakat. Kreativitas dan inovasi dan kompeensi bisa diasah melalui Kampus Merdeka. Mahasiswa diharapkan sebagai agen perubahan untuk penggerak dan perubahan dalam kehidupan sosial dan masyarakat,’’ jelasnya.

Sementara itu dalam kesempatan ini, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Budi Setiyono SSos MPol Admin PhD mengatakan, adapun jumlah mahasiswa baru yang dilantik resmi menjadi mahasiswa Undip sebanyak 13.198 orang. Dengan rincian, Program Doktor: 254 orang, Program Magister: 1.106 orang, Program Spesialis: 9 orang Program Profesi: 205 orang, Program Sarjana: 10.086 orang, dan Program Vokasi: 1.538 orang.

Para mahasiswa baru ini akan menjalani pengenalan kehidupan kampus terjadwal 15 – 16 September dan pendidikan karakter berlangsung 18- 20 januari 2021.

Materi Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) meliputi pembinaan kesadaran bela negara, pemahaman 4 pilar kebangsaan, pembinaan gerakan reviolusi mental, sistem pendidikan tinggi di Indonesia, perguruan tinggi di era revolusi industri 4,0 dan kehidupan baru pasca pandemi, kesadaran lingkungan hidup dan kesiapsiagaan bencana di perguruan tinggi. Para mahasiswa baru ini, telah diserahkan kepada masing-masing dekan oleh rector. She

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here