Riwayat di Pasar Kobong, Pedagang Pasar Bintoro Jalani Rapid Test

0
152
Pedagang ikan dan petugas Pasar Bintoro Demak saat dirapid test tim medis dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Demak I dan III untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 dari Pasar Kobong dan Sayung. Foto: Jatengdaily.com/rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Sebanyak 45 pedagang ikan dan 15 petugas Pasar Bintoro Demak menjalani rapid test. Sehubungan riwayat transaksi pernah mereka lakukan di Pasar Kobong Semarang dan Pasar Sayung, yang belum lama ditemukan pasien positif Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak dr H Singgih Setyono menjelaskan, rapid test dilaksanakan oleh tenaga medis Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Puskeskas Demak I dan III dimaksudkan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Demak umumnya, khususnya lingkungan Pasar Bintoro. “Alhamdulillah hasilnya negatif. Tidak ada yang reaktif,” ujarnya, Kamis (4/6/2020).

Meski masyarakat tidak perlu panik, lanjut Sekda Demak tersebut, namun kewaspadaan harus tetap dilakukan. Antara lain dengan menaati protokol kesehatan penanganan covid-19, seperti selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah berkegiatan, mengenakan masker, dan menjaga jarak.

Selain terhadap pedagang Pasar Bintoro, menurut Singgih Setyono, rapid test juga sudah dilakukan terhadap para pedagang beberapa pasar yang memiliki riwayat perjalanan ke Pasar Kobong dan Pasar Sayung. Sebab dari pengembangan dan penelusuran Gugus Tugas terungkap, ada beberapa pedagang pernah kontak dengan pedagang Pasar Kobong dan Sayung yang positif. Di antara adalah warga Karangawen, Karangtengah dan Sayung.

Sejauh ini tercatat sebanyak 69 warga Demak positif covid-19. Dari jumlah itu 23 telah sembuh, lima meninggal dunia dan lainnya masih menjalani perawatan medis serta isolasi.

Meski terjadi peningkatan, masyarakat dihimbau tidak panik. Karena temuan tersebut untuk memudahkan upaya penanganan pandemi. “Yang penting tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan covid-19, insya’Allah terhindar dari paparan virus corona,” tandas Singgih Setyono. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here