By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Satu Pasien Positif Covid-19 dan Dua PDP Meninggal Dunia di Kabupaten Tegal
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Satu Pasien Positif Covid-19 dan Dua PDP Meninggal Dunia di Kabupaten Tegal

Last updated: 8 Mei 2020 15:57 15:57
Jatengdaily.com
Published: 8 Mei 2020 15:57
Share
Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tegal dr Joko Wantoro. Foto: jatengdaily.com/wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)- Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal, meninggal dunia setelah dirawat selama 21 hari. Kasus ini menambah daftar kasus kematian pasien Corona menjadi tiga orang. Informasi ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal dr Joko Wantoro, Kamis (7/5/2020) malam.

Pasien laki-laki itu berinisial R (70), warga Desa Wangandawa Kecamatan Talang. Dia meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Mitra Siaga, Kamis (7/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Kondisi pasien saat pertama kali masuk rumah sakit mengeluh demam, batuk, sesak nafas selama tujuh hari, dan suhu tubuh mencapai 38,8 derajat celcius. Pasien diketahui tidak memiliki riwayat perjalanan dari daerah lain, namun memiliki kontak erat dengan tiga orang anaknya yang baru datang dari Bekasi dan Jakarta. Meski hasil rapid test pada ketiga anaknya negatif, namun pihak rumah sakit tetap mengambil sampel swab ketiganya.

“Sesuai protokol kesehatan, pasien sudah dimakamkan oleh petugas pemakaman yang menggunakan alat pelindung diri di Desa Wangandawa Kecamatan Talang”, kata Joko.

Sementara itu, dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia. PDP pertama adalah seorang balita laki-laki berinisial AB (1,3) asal Kecamatan Jatinegara, meninggal pada Kamis (7/5) sekitar pukul 09.00 WIB di Rumah Sakit Islam Harapan Anda Kota Tegal. Joko menerangkan, AB merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Jatinegara pada Rabu (6/5) malam.

Rapid test pada PDP balita ini hasilnya positif dan sudah diambil swab postpartum. Pihak keluarga dinilai tidak jujur karena mengaburkan riwayat perjalanannya sampai kemudian diperoleh keterangan jika pasien dan keluarganya baru melakukan perjalanan luar daerah di akhir April lalu.

Atas kejadian ini, tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal pun segera melakukan tracing dan rapid test pada keluarga maupun kontak erat pasien, termasuk tenaga kesehatan yang menanganinya bersama dengan keluarga dan kontak eratnya. “Kita tentunya menyayangkan sikap keluarga pasien yang tidak jujur, karena imbasnya seluruh tenaga kesehatan dan keluarganya yang di rumah harus menjalani rapid test”, ungkapnya.

Adapun PDP kedua adalah seorang perempuan berinisial ER (43) asal Kecamatan Adiwerna, meninggal pada Kamis (7/5) pukul 05.00 WIB setelah dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Singkil. Penetapan status PDP oleh pihak rumah sakit karena hasil pemeriksaan rontgen-nya menunjukan adanya pneumonia dan gejala klinis lainnya.

Pasien masuk ke rumah sakit pada hari Selasa (5/5/2020) dengan keluhan demam, batuk, pilek, dan suhu tubuh 37,7 derajat celcius. Dia sempat mengalami penurunan kesadaran sebelum akhirnya meninggal. Hasil rapid test pada pasien ini dinyatakan negatif. Sementara hasil uji polymerase chain reaction (PCR) belum keluar.

Joko menambahkan, kedua PDP meninggal dunia tersebut sudah dimakamkan hari ini oleh petugas pemakaman dengan protokol pemakaman jenazah Covid-19. wing-she

You Might Also Like

Bupati Blora Resmikan Pasar UMKM Tangguh di Edupark PPSDM Migas
Menghindari Keracunan Makanan, Begini Tipsnya Kunci Keamanan Pangan dalam Keluarga
Peran Generasi Muda dalam Transformasi Digital Penting untuk Mengakselerasi Pembangunan
Songsong 2022, Wamenag Minta Waspadai Omicron dan Sambut Tahun Toleransi
Kota Lama Geser Posisi Taman Balekambang Solo untuk Jumlah Kunjungan Wisatawan
TAGGED:coronaKabupaten Tegal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?