Ilustrasi Kegiatan belajar mengajar masa new normal. Foto: dok/jatengdaily.com

TEGAL (Jatengdaily.com)– Pemerintah menetapkan 13 Juli 2020 sebagai tahun ajaran baru 2020/2010, maka anak-anak akan kembali sekolah.  Namun, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sebut hanya perbolehkan wilayah zona hijau masuk sekolah.

Menyusul ketetapan itu, Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal menyatakan aktivitas belajar mengajar mulai aktif per 13 Juli 2020. Namun, hanya siswa baru di semua jenjang mulai SD, SMP hingga SMA yang diwajibkan masuk sekolah, untuk mengenalkan lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal Akhmad Was’ari mengatakan, langkah ini dilakukan agar siswa baru perlu menyesuaikan kondisi lingkungan sekolah seperti pengenalan dengan guru maupun antar siswa lainnya.

“Untuk SD berarti hanya kelas satu yang masuk sedangkan SMP itu hanya kelas tujuh. Selain masa pengenalan, siswa baru juga harus mengurus administrasi yang ada,” kata Was’ari, baru-baru ini.

Semuanya, dilakukan dengan standar protokol kesehatan yang ketat. Siswa wajib memakai amsker, menjaga jarak, cuci tangan dan kelas pun rutin disemprot disinfektan.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Dr Padmaningrum SH MPd, Jumat (10/7/2020) mengatakan, masa pengenalan dilakukan dengan pedoman protokol kesehatan yang ketat dan masing-masing sekolah harus memiliki Gugus Tuga COVID-19. wing-She

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here