Selain Corona, DBD Juga Harus Diwaspadai di Jateng


SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Komisi C DPRD Jateng Agung Budi Margono menghimbau Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga untuk mengantisipasi Demam Berdarah Dangeu (DBD) disamping fokus pada penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Agung di sela-sela melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo, Kota Semarang Senin (23/3/2020).

“Penananganan Corona tetap urgent dilakukan, Namun namun antisipasi wabah demam berdarah juga perlu diperhatikan dan disiapkan antisipasinya, seperti menggencarkan sosialisasi tentang DBD serta memastikan kesiapan peralatan kesehatan, ” terang Agung

Menurut Agung himbauan ini bukan tanpa alasan. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menyebutkan, dalam kurun waktu Januari-Maret saja sudah 11 warga Jawa Tengah meninggal karena DBD dengan jumlah penderita mencapai 1.227 jiwa.

“Walaupun masih rendah jika dibandingkan tahun lalu namun jika disiapkan antisipasi maka angka penderita DBD bisa lebih ditekan. Di RSUD Tugurejo saja kurun waktu Januari sampai Maret sudah ada 212 kasus DBD, ini cukup tinggi mengingat sepanjang tahun 2019, hanya ada 400-an kasus,” ,” ungkap politikus Partai Keadilan Sejahtera ini (PKS) ini.

Agung juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan menjaga lingkungan sekitar. “Bulan-bulan ini merupakan musim paling produktif bagi nyamuk Aedes Aegypti.juga musim DBD. Jaga kebersihan lingkungan, dan juga harus rutin cek jentik,” pungkasnya. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here