By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Selain Corona, DBD Juga Harus Diwaspadai di Jateng
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Selain Corona, DBD Juga Harus Diwaspadai di Jateng

Last updated: 23 Maret 2020 19:40 19:40
Jatengdaily.com
Published: 23 Maret 2020 19:38
Share
Agung Budi Margono. Foto: ist
SHARE


SEMARANG (Jatengdaily.com) – Anggota Komisi C DPRD Jateng Agung Budi Margono menghimbau Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga untuk mengantisipasi Demam Berdarah Dangeu (DBD) disamping fokus pada penanganan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Agung di sela-sela melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo, Kota Semarang Senin (23/3/2020).

“Penananganan Corona tetap urgent dilakukan, Namun namun antisipasi wabah demam berdarah juga perlu diperhatikan dan disiapkan antisipasinya, seperti menggencarkan sosialisasi tentang DBD serta memastikan kesiapan peralatan kesehatan, ” terang Agung

Menurut Agung himbauan ini bukan tanpa alasan. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menyebutkan, dalam kurun waktu Januari-Maret saja sudah 11 warga Jawa Tengah meninggal karena DBD dengan jumlah penderita mencapai 1.227 jiwa.

“Walaupun masih rendah jika dibandingkan tahun lalu namun jika disiapkan antisipasi maka angka penderita DBD bisa lebih ditekan. Di RSUD Tugurejo saja kurun waktu Januari sampai Maret sudah ada 212 kasus DBD, ini cukup tinggi mengingat sepanjang tahun 2019, hanya ada 400-an kasus,” ,” ungkap politikus Partai Keadilan Sejahtera ini (PKS) ini.

Agung juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan menjaga lingkungan sekitar. “Bulan-bulan ini merupakan musim paling produktif bagi nyamuk Aedes Aegypti.juga musim DBD. Jaga kebersihan lingkungan, dan juga harus rutin cek jentik,” pungkasnya. yds

You Might Also Like

Kereta Api Sancaka Utara Rute Surabaya-Cepu-Yogyakarta-Cilacap PP Diminati Ribuan Penumpang
Klaster Bus, Hotel, dan Keluarga, Diwaspdai Sebagai Penyebaran Covid-19 di Kota Tegal
Pemerintah akan Segera Atur E-Commerce Berbasis Media Sosial
BEM ITB Semarang Menyelenggarakan LKMM-TD untuk Cetak Pemimpin Masa Depan Yang Mumpuni
Perbaikan Situs Cagar Budaya Harus Berizin
TAGGED:agung budi margonoDBDdprd jatengRSUD Tugurejo Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?