Selama Pandemi Covid-19, Ribuan Pelanggar Lalu Lintas Ditegur

Jajaran Polda Jateng menemukan ribuan pelanggar lalu lintas selama pandemi Covid-19, dalam operasi ketupat candi 2020. Foto: Jatengdaily.com/adri

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sebanyak 7.618 kendaraan baik motor dan mobil yang melintas di Jateng melakukan pelanggaran lalu lintas dalam operasi ketupat candi 2020. Para pelanggar hanya mendapat teguran keras dari kepolisian setempat selama pandemi Covid-19.

“Jadi pelanggar di 35 wilayah Polres kami berikan teguran semua. Sebab, selama Operasi Candi mengutamakan aksi humanis tidak ada penindakan berupa sanksi tilang bagi pemudik,” kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, Rabu (13/5/2020).

Dia menyebut adapun pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi mulai dari SIM sudah habis, dan pengemudi harus mengikuti anjuran pemerintah dengan mengenakan masker.

“Ada yang tidak pakai masker kita tegur, pengendara yang mencoba menerobos penyekatan petugas di perbatasan juga kami tegur meski berakhir disuruh putar balik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Polda Jateng pun mencatat, sebanyak 615 kecelakaan selama Operasi Ketupat Candi 2020 berlangsung di sejumlah daerah yang rentan terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Dari total kejadian tersebut, 24 jiwa dinyatakan meninggal dunia, 14 luka berat, dan 736 luka ringan. Rata-rata kejadian kecelakaan berada di Pati, Kudus, Cilacap, Klaten, Surakarta, dan Boyolali dengan total kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas di Jateng ini sebesar Rp 334.310.00,” tutup Iskandar. adri-yds