Semarang Masih PKM, Suporter Sarankan PSIS Pindah Homebase

0
55
Ketua Panser Biru, Kepareng dalam sarasehan Foto: mediapsis

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dua kelompok suporter PSIS Semarang yaitu Panser Biru dan Snex memberikan usulan dan masukan kepada manajemen jelang lanjutan Kompetisi Liga 1 2020, Oktober mendatang.

Perlu diketahui manajemen tim mengadakan sarasehan dengan dua kelompok suporter tersebut, di salah satu rumah makan di Semarang, Sabtu (25/7/2020).

Dalam acara tersebut, baik Panser Biru dan Snex menyampaikan beberapa usulan dan pandangan, beberapa di antaranya seperti usulan homebase dan keinginan mereka supaya PSIS tetap mengikuti lanjutan Liga 1 2020.

“Ada beberapa usulan dari kami, salah satunya soal homebase. Masih adanya aturan PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di Semarang, dan kekhawatiran soal suporter yang nekat ke Citarum menjadi pertimbangan kami menyarankan PSIS main Yogyakarta,” kata Ketua Umum Panser Biru Kepareng.

Sedangkan Snex juga mengusulkan hal serupa. Mereka berharap PSIS bermain di luar Semarang dan yang terpenting tetap mengikuti kompetisi.

“Andai dilaksanakan di Pulau Jawa dan akomodasi ditanggung PSSI dan PT. LIB jika bermain di luar kota, maka kami usul lebih baik main di luar kota karena nanti segala akomodasi menjadi tanggung jawab PSSI,” kata Ketua Umum Snex Edy Purwanto.

Selain soal homebase dan keinginan Panser Biru dan Snex supaya PSIS tetap eksis kompetisi, mereka juga usul bahwa kompetisi ini sebaiknya digunakan untuk memaksimalkan pemain muda sebagai bekal menghadapi kompetisi dalam beberapa musim berikutnya.

CEO PSIS Yoyok Sukawi mengapresiasi dan menyambut baik usulan dari Panser Biru dan Snex, nantinya semua aspirasi ini diteruskan ke rapat pemegang saham sebelum diambil sebuah keputusan penting.

“Kami terima kasih kepada Panser Biru dan Snex yang telah memberi masukan untuk kami. Dari awal memang kami selalu melibatkan teman-teman suporter untuk mengambil keputusan. Nanti usul dari teman-teman suporter akan kami rapatkan di rapat pemegang saham sebelum kami ambil keputusan,” pungkas Yoyok Sukawi. zia-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here