By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Semburan Lumpur Grobogan Mereda
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Semburan Lumpur Grobogan Mereda

Last updated: 1 Maret 2020 13:35 13:35
Jatengdaily.com
Published: 1 Maret 2020 13:33
Share
Semburan sumur di Grobogan saat masih mengeluarkan gas bermaterial lumpur. Foto: dok. twitter BPBD Grobogan
SHARE

GROBOGAN (Jatengdaily.com) – Semburan gas akibat pengeboran air tanah di Desa Karangasem, Desa Karanganyar, Kecamatan Purwodadi, Grobogan sudah mereda Minggu (1/3/2020) dinihari.

Pihak ESDM Jateng melalui akun twitternya Minggu (1/3/2020) pagi mencuit dan memastikan semburan gas yang membawa lumpur dan tersebut sudah mereda.

“Pemilik sumur sudah diberikan pembinaan sebelum melakukan pengeboran harus mengajukan izin. Untuk selanjutnya akan diarahkan dan diawasi pihak ESDM Jateng,” demikian cuitan akun ESDM Jateng.

Semburan gas mirip lumpur Lapindo tersebut sempat menghebohkan warga Grobogan. Semburan bersumber dari sumur di areal persawahan tanah kompleks Yayasan Yatama Grobogan

Semburan lumpur sumur di Grobogan sudah mereda Minggu dinihari. Foto: twitter ESDM Jateng

Awal munculnya semburan ketika warga membuat sumur pada Rabu (26/2/2020) pagi. Pengurus Yayasan Yatama Grobogan, Kahar Muhroji menyebutkan, awal pembuatan sumur hingga hari Jumat tidak terlihat indikasi apa-apa.

Sumur dibuat dengan kedalaman 60 meter, juga tak terlihat ada tanda-tanda semburan atau lainnya. Baru pada Jumat sore ketika para tukang pembuat sumur akan memasang pipa paralon muncul tumpahan air bercampur lumpur dari lubang tersebut.

Pada Sabtu pagi baru warga heboh, ketika diketahui lubang sumur yang digali tersebut menyemburkan air bercampur lumpur dan batu. Semula ketinggian air cuma satu meter, baru beberapa saat kemudian meninggi hingga mencapai 30 meteran.

Tak pelak warga pun berbondon-bondong mendatangi lokasi yang dkira sumur Lapindo tersebut. Bahkan Bupati Bupati Grobogan Sri Sumarni terjun ke lokasi untuk mengecek kondisi semburan secara langsung. “Saya takutnya ini seperti Lapindo. Mudah-mudahan nggak mudah-mudahan,” kata Sri.

Setelah munculnya semburan tersebut sejumlah pihak, khususnya pihak ESDM Jateng meninjau lokasi semburan. Hingga akhirnya semburan bisa mereda Minggu dinihari. Kini di lokasi menyisakan material lumpur yang disemburkan sumur tersebut. yds

You Might Also Like

Musra Jateng Munculkan Daftar Kandidat Capres Pilihan Rakyat, Prabowo dan Ganjar Paling Dijagokan
Pukau Penonton, Semarang Merdeka Flower Festival Sukses Digelar
Wakil Wali Kota Semarang Resmikan Gedung PCNU, Perkuat Sinergi Pemerintah dan NU
Tanggulangi Pandemi Covid-19, Telkom Bantu Pemprov Inisiasi Aplikasi Jogo Tonggo
Uji Coba Normal Baru, 266 Wisatawan Kunjungi Borobudur
TAGGED:bpbd groboganesdm jatengpurwodadisemburan lumpur grobogan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?