By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Simulasi Tatap Muka Sukses, Jumlah Siswa dan Sekolah akan Ditambah
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Simulasi Tatap Muka Sukses, Jumlah Siswa dan Sekolah akan Ditambah

Last updated: 30 September 2020 23:14 23:14
Jatengdaily.com
Published: 30 September 2020 23:14
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Simulasi pembelajaran tatap muka tujuh sekolah di Jawa Tengah berjalan sukses. Oleh sebab itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berencana menambah jumlah siswa di tujuh sekolah tersebut dan menambah sekolah baru untuk melaksanakan simulasi tatap muka pada Oktober mendatang.

“Kami sudah evaluasi dan hasilnya cukup baik. Setelah dilakukan pengecekan, 97,4 persen ada dukungan orang tua, 95 persen pelaksanaan protokol kesehatan berjalan dengan baik, dan 82 persen komunikasi antara orang tua dan guru berjalan baik. Memang tetap harus diperbaiki, agar capaiannya bisa 100 persen,” kata Ganjar ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/9/2020).

Dari hasil evaluasi itu, terdapat beberapa temuan yang menjadi catatan. Di antaranya, ada tiga siswa di Temanggung yang tinggal di pondok pesantren, dan dua siswa di Wonosobo yang berangkat menggunakan angkutan umum.

“Solusinya sudah diambil dengan meminta mereka belajar jarak jauh. Nah temuan-temuan ini juga akan menjadi pertimbangan,” imbuhnya.
Penambahan jumlah siswa dan jumlah sekolah juga mempertimbangkan status zonasi. Tak hanya untuk sekolah baru yang ditunjuk, terhadap tujuh sekolah yang sudah melaksanakan juga tetap dievaluasi.

“Tentu semua mempertimbangkan zona, bahkan yang ada ini kalau terjadi zonanya naik, saya minta dicek ke Dinas Kesehatan atau Satgas tentang mikrozonasinya. Dicek apakah sekolah itu masuk zona merah, atau tempat tinggal siswanya yang masuk zona merah. Kalau itu terjadi, maka siswanya dilarang sekolah dan kalau sekolahnya berada di zona merah, ya ditutup dulu,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Padmaningrum menerangkan, pihaknya akan memulai kembali simulasi belajar tatap muka di tujuh sekolah yang ditunjuk pada 5 Oktober mendatang. Jumlah siswanya akan ditambah 100 persen, dari jumlah awal yang mengikuti tatap muka.

Ia mencontohkan, misalnya di SMKN 1 Temanggung yang awalnya diikuti 72 siswa, pada tahap kedua nanti akan ditambah menjadi 180 siswa. Begitu juga di sekolah lain yang telah ditunjuk itu, akan dilakukan penambahan jumlah siswa 100 persen dari tahap awal.

“Selain itu, kami juga melakukan penambahan sekolah yakni di tiga SMK Negeri Jateng baik di Semarang, Pati dan Purbalingga, serta SMA Pradita Dirgantara dan Taruna Nusantara. Kenapa kami pilih sekolah yang berasrama, karena lebih mudah dalam pengaturannya,” katanya.

Di sekolah-sekolah baru yang ditunjuk itu lanjut Padma, juga akan dibatasi jumlah siswanya. Misalnya di SMA Taruna Nusantara dengan jumlah siswa lebih dari 1.000 orang, maka hanya diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka pada 150 orang siswa.

“Sambil kami mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dan juga kesiapan sarana prasarana penunjang lainnya,” pungkasnya. st

You Might Also Like

Pengendalian Banjir di Semarang, Pemkot Siap Libatkan Pakar dan Akademisi
Forkompimcam Mranggen Doa Bersama di Ponpes Girikusumo
Pentaskan Seni Kontemporer, Bawaslu Demak Suarakan Pengawasan Pilkada
Kali Pertama, Konsep Kontemporer Pernikahan Digelar di Semarang
Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu di Pelabuhan Tanjung Emas, Diduga Jaringan Fredy Pratama
TAGGED:orang tua mendukungsimulasi tatap mukasiswa dan sekolah akan ditambah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?