Ilustrasi Pilkada Serentak. Foto: dok jdc

Kendal (Jatengdaily.com)-Bawaslu Kendal mulai mengaktifkan 345 panitia ad hoc yang sebelumnya dinonaktifkan karena pandemi covid-19. Hal ini seiring tahapan Pilkada 2020 akan dimulai kembali pada Senin (15/6/2020).

Ketua Bawaslu Kendal Odilia Amy Wardayani mengakui pengaktifan dilaksanakan dengan koordinasi secara daring dengan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.

“Pengaktifkan kembali 59 Panwaslu atau Panwascam di 20 Kecamatan dengan SK Ketua Bawaslu Kendal No. 471/2020 beserta Panwaslu Desa di 266 desa dengan SK Ketua Bawaslu Kendal No. 476/2020,” kata Odilia Amy Wardayani, Senin (15/6/2020).

Sedangkan untuk kesiapan personel dan dukungan Alat Pelindung diri (APD) merupakan kewajiban dalam setiap kegiatan pengawasan.
“Jadi kami siapkan Alat Pelindung Diri untuk para pengawas melakukan kegiatan dilapangan,” ujarnya.

Koordiv Hukum Bawaslu Kendal Arief Musthofifin menyatakan meski pengawasan tahapan sempat tertunda beberapa bulan akibat pandemi covid-19, dia berharap panitia ad hoc harus selalu menjaga integritas dan solidaritas sebagai pengawas pemilu di wilayahnya masing-masing.
“SK pengaktifan telah diterbitkan, dan sudah bisa mulai bertugas kembali seperti biasanya mengawasi Pilkada,” kata Arief.

“Semua pengawasan sudah kami bekali IT. Jadi tinggal meningkatkan kapasitas kegiatan koordinasi pengawasan, komunikasi hingga pelaporan bisa dilaksanakan secara daring,” ungkapnya
Sebelumnya, masa tugas Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan dinonaktifkan berhubung sebagian tahapan Pilkada ditunda karena pandemi covid-19.

Berdasarkan SE Ketua Bawaslu RI No.0252/2020 tentang Pengawasan Penundaan Tahapan Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 dan Surat Ketua Bawaslu RI No. 0255/2020 tentang Pemberhentian Sementara Panwaslu Kecamatan serta Panwaslu Kelurahan/Desa. adri-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here