By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Terakreditasi, Mappilu-PWI Jateng Berhak Pantau Pilkada
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Terakreditasi, Mappilu-PWI Jateng Berhak Pantau Pilkada

Last updated: 9 Desember 2020 08:28 08:28
Jatengdaily.com
Published: 9 Desember 2020 08:28
Share
Mapilu PWI Jateng telah terakreditasi oleh KPU Kota Semarang dan Kendal, sehingga berhak memantau pilkada serentak. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu-PWI (MAPPILU-PWI) Jateng secara resmi telah mendapat sertifikat akreditasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang berdasarkan Sertifikat Nomor: 1539/PP.03.2-Kt/3374/KPU-Kot/XII/2020 ditandatangani Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, tertanggal 2 Desember 2020. Di waktu yang sama MAPPILU-PWI Jateng juga mendapat sertifikat akreditasi dari KPU Kendal.

“Dengan didapatnya akreditasi tersebut berarti secara ketentuan aturan perundang-undangan Mappilu-PWI Jateng resmi sebagai pemantau pemilu 2020 di wilayah hukum KPU Kota Semarang. Selamat bertugas,” kata Novi Maria Ulfah, didampingi Suyanto, saat menyerahkan sertifikat dan id card pemantauan di Kantor KPU Kota Semarang, Selasa, (8/12/2020).

Novi menambahkan, pemantau harus segera membuat laporan hasil pantauannya maksimal 7 hari usai dilaksanakan pencoblosan. Adapun bentuk dan mekanisme laporannya diserahkan kepada pemantau karena memang tidak ada ketentuan baku yang mengaturnya.

Suyanto menjelaskan Pilwakot Semarang yang hanya diikuti 1 paslon, menempatkan tim pemantau sejajar haknya dengan saksi. Karenanya, pemantau boleh masuk di dalam TPS yang menjadi tujuan pemantauannya. “Pemantau juga berhak mendapatkan rekapan hasil. Selain itu, juga berhak memberikan masukan ataupun arahan untuk ikut mengatasi jika terjadi perselisihan,” kata Suyanto sambil menambahkan kalau hingga Selasa siang, seluruh alat peraga pilwakot sudah terdistribusikan hingga ke tingkat kecamatan.

Suyanto mengakui, pilwakot tahun ini terasa berat akibat adanya wabah pandemi covid 19. Perekrutan petugas di kelurahan-kelurahan pun banyak yang mengundurkan diri akibat was-was dan takut di rapit apalagi kalau sampai diswab. KPU harus melakukan perekrutan ulang mencari tim relawan petugas di tempat pemungutan suara di berbagai kelurahan di Kota Semarang yang jumlahnya tentu tidak sedikit.

“Sosialisasi pilwakot juga sudah kami optimalkan di berbagai organisasi massa, kepemudaan, komunitas kalangan aktivis perempuan, kalangan petani buah ataupun petani nelayan, kalangan UKM, dan sebagainya. Mekanisme pencoblosan juga sudah mengacu pada protokol kesehatan. Intinya, semua tahapan sudah kami lalui dengan seksama, selanjutnya masyarakat pemilihlah yang kami harapkan semua menggunakan hak pilihnya di 3447 TPS yang sudah disiapkan,” harap Suyanto.

Kami, lanjutnya, juga sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan support dengan jalan memobilisasi maupun memberikan rangsangan-rangsangan agar masyarakat pemilih datang menggunakan hak pilihnya. “Entah itu muncul dari kalangan birokrasi ataupun unsur tokoh masyarakat maupun pihak swasta lainnya” kata Suyanto.

Sekretaris Mappilu-PWI Jateng M. Chamim Rifai mewakili Ketua, Sugayo Jawama, yang berhalangan hadir, menyatakan terimakasih atas kepercayaan ini, khususnya kepada pihak KPU Kota Semarang sebagai salah satu penyelenggara Pilkada serentak di Jawa Tengah. “Kami akan berusaha ikut mengantarkan Pilwakot Semarang semakin baik dan berkualitas pada proporsi masing-masing,” tandasnya. st

You Might Also Like

4,98 Juta Pemudik akan Menyeberang di 8 Lintasan, Puncak Arus Mudik 19 April
Pembunuhan Mutilasi di Bekasi Dilatarbelakangi Motif Percintaan
Presiden Dorong Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas Pemerintah
Kinerja Solid, SIG Perkuat Posisi Penyedia Solusi Bahan Bangunan
Pemerintah Alokasikan 2 Juta Lagi Vaksin untuk Cegah Penyakit Mulut dan Kuku
TAGGED:kpuMapilu PWI Jatengpilkada serentak
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?