Terganjal Situasi Covid-19, Untag Gelar Seminar Nasional Secara Online

Dr Eko Nursanty ST MT (dua dari kanan paling atas) selaku peneliti Untag menggelar seminar nasional secara online, kemarin. Foto:dok

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sosial distancing bagi para peneliti di Untag Semarang dan juga di seluruh Indonesia bukan lagi dirasakan sebagai hal yang mengganggu aktivitas keseharian mereka, yaitu dengan melakukan kegiatan seminar nasional dan workshop yang digelar secara online selama 24 jam secara terus menerus sebagai cara lain untuk tetap meningkatkan kualitas keilmuan mereka.

Hal itu disampaikan Dr Eko Nursanty ST MT selaku peneliti Untag yang telah beberapa kali mempublikasikan karya jurnal internasional terindeks scopus, yaitu place branding dan public diplomacy yang merupakan jurnal place branding satu satunya di dunia yang telah terindeks scopus.

Santy mengakui, kegiatan ini digagasnya bersama para peneliti dan penulis scopus di Indonesia, yang dipersiapkan selama tiga hari secara marathon, dengan mengumpulkan para penulis dan reviewer scopus andal di Indonesia.

Kegiatan ini diikuti 315 peserta secara online, yang kesemuanya adalah para peneliti yang berminat mempublikasikan karya karyanya, baik secara kualitas maupun kuantitas pada level internasional terindeks scopus, mulai Q4 sampai Q1. Bahkan di sini ada yang sudah memiliki karya terindek scopus Q1 lebih dari sepuluh kali, dan sudah ada yang memiliki 50 karya yang sudah terindeks scopus.

Santy optimistis bahwa boleh dikatakan yang ada di group ini adalah mereka yang kelak memiliki peluang  untuk menjadi guru besar di Indonesia dalam berbagai bidang keilmuan dan kepakarannya.

Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh Rektor dan segenap pimpinan Untag, dengan diberikan fasilitas online selama 24 jam untuk peserta berkapasitas 500 orang. Rektor Untag, Prof  Dr Drs Suparno MSi, menyatakan mendukung kegiatan ini. ‘’Selamat berkarya bersama dan selamat memulai dunia karya secara viritual yang merupakan fenomena masa kini dan terus ke depan,’’ katanya.

Acara ini telah diikuti oleh sejumlah kampus kampus besar di seluruh Indonesia, di antaranya Untag Semarang, UPI Jakarta, Universitas Jenderal A Yani Bandung, STI Manajemen Sukma Medan, ITS Surabaya, Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka, Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Unhas, UIN Ampel Surabaya.

Bahkan ada beberapa peserta dari  kampus yang ada di luar negeri, di antaranya Waemansa (Prince of Sangkla Universiti, Thailand), Syamsiyah (Thaksin Universiti, Thailand), Ferry R (Universiti Utara Malaysia), Nouman Master Student Pakistan) dan Abdullah, Phd (Nigeria).

Rencananya kegiatan ini tidak akan berakhir sampai di sini saja, ruang viritualnya akan digunakan mirip sebuah cafe secara viritual, dimana para peneliti Indonesia di mana pun berada di seluruh dunia akan dipersilakan mengunjungi ruang zoom ini yang akan dibuka selama 24 jam. st