By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Terima Rekor Muri, Jateng Dorong Pengusaha Ternak Dapatkan Sertifikat NKV
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Terima Rekor Muri, Jateng Dorong Pengusaha Ternak Dapatkan Sertifikat NKV

Last updated: 26 November 2020 10:10 10:10
Jatengdaily.com
Published: 26 November 2020 10:10
Share
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoensaat menerima piagam rekor MURI. Foto: humas prov.Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Sebanyak 20 pengusaha di bidang budidaya unggas petelur di Jateng mendapatkan sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dari Otoritas Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah. 

Sertifikat itu diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen kepada pengusaha, pada Pekan Kesadaran Antimikroba Sedunia, di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Selasa (24/11/2020).

Beberapa perusahaan yang mendapatkan sertifikat NKV di antaranya, Sarinah Layer Farm, PT Benz Cahaya Suprana, PT Usaha Makmur Bersama Jaya, Hajar Satwa Sentosa dan Elano Farm.

Wagub mengatakan, diperolehnya sertifikat NKV, menandai bahwa bahwa suatu unit usaha produk hewan telah menerapkan cara produksi yang baik secara terus-menerus. Cara produksi tersebut utamanya dari aspek hygiene dan sanitasi.

“Pemprov Jateng sangat mendukung dan mendorong terbitnya sertifikat NKV.  Alhamdulillah, lewat Dinas Peternakan kita, pada 2020 kita mengeluarkan 20 sertifikat NKV,” ujarnya.

Taj Yasin menjelaskan, sertifikat NKV penting karena telur merupakan salah satu produk hewan yang memiliki kandungan protein tinggi. Kandungan protein tinggi berpotensi menimbulkan bahaya karena disukai oleh mikroorganisme. Maka, perlu penanganan hygiene sanitasi yang memadai, agar tidak terjadi penyimpangan fisik, kimia maupun biologi. 

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Pertanian, FAO dan seluruh masyarakat yang mendukung ini. Harapan kami dengan adanya sertifikasi ini, mereka bisa memasarkan produk-produknya dengan baik dan mengekspor produknya. Juga yang tidak kalah penting terjaminnya masyarakat atas makanan hewani khususnya telur. Sehat itu penting,” tandasnya.

Pemberian 20 sertifikat NKV ini mendapat apresiasi Rekor MURI, karena Pemprov Jateng dianggap massif dalam mendorong pengusaha ternak mendapatkannya. 

Senior Manajer Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) Sri Widayati menuturkan, pencapaian itu menggeser Provinsi Lampung yang pada 2019 memberikan 14 sertifikat NKV. she

You Might Also Like

Mahasiswi IAIN Salatiga Meninggal saat Kegiatan Mapala, Tak Ada Tanda kekerasan
Ganjar Dukung Pemberantasan Mafia Tanah
PaDi UMKM Konsisten Perluas Jaringan Pasar UMKM ke BUMN dan Luar BUMN
Tim Jaga Kali untuk Antisipasi Kerusakan Tanggul
Puncak HSN di MAJT, Habib Umar Al-Muthohar Semangati Para Santri Setia Jaga NKRI
TAGGED:Jateng Dorong Pengusaha Ternak Dapatkan Sertifikat NKVwagub jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?