Terminal Tirtonadi Solo Bakal jadi 5 Lantai

Terminal Tirtonadi Solo. Foto: yds

SOLO (Jatengdaily.com) – Terminal Bus Tipe A Tirtonadi Solo yang dikelola Kementerian Perhubungan akan dijadikan pusat kreasi di Kota Solo. Sehingga nantinya bukan cuma berfungsi sebagai terminal pemberhentian dan pemberangkatan bus saja.

“Saya kesini untuk melihat potensi dari Terminal Tirtonadi. Kami akan buat di terminal ini semacam creative center (pusat kreasi) masyarakat Solo, mulai anak-anak, remaja dan masyarakat umum,” jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akhir pekan lalu di Solo, seperti dikutip dari laman Kemenhub.

Menhub mengatakan, pengembangan terminal menjadi pusat kreasi akan dilakukan dengan membangun ruangan besar yang bisa digunakan untuk mengadakan perhelatan event tertentu.

“Nanti di area ini kita akan buat semacam creative center. Kita akan buat function (hall) 2000 meter, yang bisa digunakan untuk acara-acara anak sekolah, gedung pernikahan dan event lainnya. Jadinya akan ada income. Nanti kita akan kerjasama dengan Pemda,” ungkap Menhub.

Terminal Tirtonadi akan dibangun gedung hingga 5 lantai yang sebagiannya diisi dengan kegiatan-kegiatan komersial seperti : sentra batik, belanja, kuliner, tempat olahraga, hotel dan sebagainya.

“Mengapa kita membuat bangunan itu menjadi fungsi dari lifestyle orang? supaya ini dapat mengangkat (pamor) terminal ini. Jadi berbagai kalangan mau ke sini seperti anak muda, orang tua, yang punya bakat seni mau ke sini. Bayangkan kalau ini jadi, orang dari Wonogiri, Sragen, Karanganyar, mau ke sini gampang, bisa naik bus dan bisa naik kereta. Akhirnya bus-bus itu menjadi bus-bus yang bagus karena dia akan menuju tempat lifestyle baru dari Solo,” ucapnya.

Menhub mengatakan, proyek ini ditargetkan selesai pada akhir tahun ini. “Kita tender bulan depan. Selesai kira-kira 8 bulan, jadi kira-kira bulan November bisa digunakan. Anggaran sekitar Rp. 50 miliar,” pungkas Menhub.

Pemerintah tengah membangun Terminal Tirtonadi tidak hanya menjadi pusat transportasi yang terintegrasi dengan Stasiun Ka Solo Balapan dan Bandara Adi Sumarmo, tetapi juga sebagai pusat kawasan komersial dengan melibatkan Pemerintah Daerah dan pihak swasta untuk mengembangkan fasilitas komersial tersebut.

Diharapkan dengan dilakukannya revitalisasi Terminal Tirtonadi, dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi massal khususnya bus. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here