By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: TKDN 76 Persen, Kends UPVC Berpotensi Ekspor
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

TKDN 76 Persen, Kends UPVC Berpotensi Ekspor

Last updated: 24 Januari 2020 22:01 22:01
Jatengdaily.com
Published: 24 Januari 2020 22:01
Share
Menkop & UKM Teten Masduki (1 dari kanan) ketika meninjau produk kusen dari Kends UPVC. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Menteri Koperasi & UKM RI Drs Teten Masduki menyambut positif keberadaan PT Terryham Proplas Indonesia yang memproduksi Kends UPVC. Apalagi Kends UPVC diproduksi dalam negeri dan oleh anak negeri.

“Ini berarti akan menambah deretan khasanah industri dalam negeri yang sedang digalakkan pemerintah,” kata Menkop & UKM Teten Masduki ketika mengunjungi pabrik Kends UPVC bersama instansi dan kementerian terkait termasuk kementerian perindustrian di Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah, Jumat (24/1/2020).

Kunjungan Teten Masduki tersebut dalam rangka melihat langsung pabrik Kends UPVC sebagai produk industri dalam negeri sekaligus sebagai alternatif produk bahan bangunan pengganti kayu yang keberadaannya semakin langka.

Teten menambahkan selain memiliki peluang yang cukup besar untuk berkembang di dalam negeri, industri upvc tersebut juga berpeluang melakukan ekspor karena sudah memiliki TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) hingga 76 persen.

“Pesaing di pasaran internasional pun masih sedikit. Jadi peluang melakukan ekspor masih besar, tentunya harus dibarengi dengan kualitas produk yang memadai sesuai standart perdagangan internasional,” jelasnya.

Menurutnya, Kends UPVC sebagai produk industri cepat saji untuk bangunan rumah, memberi peluang yang besar untuk ikut andil mengatasi permasalahan perumahan di wilayah bencana. Artinya, rumah berbasis Kends UPVC bisa dijadikan bahan bangunan untuk pengadaan rumah secara cepat.

Apalagi, lanjutnya, di banyak daerah, proses pembangunan rumah bantuan pemerintah banyak yang membutuhkan waktu lama agar dapat dipergunakan. Bahkan kadang ada satu selesai, yang bangunan satunya sudah rusak seperti yg terjadi di beberapa wilayah rawan gempa.st

You Might Also Like

Dukung Transformasi Digital Kawasan Industri Terpadu Batang, PLN Icon Plus Resmikan Network Operation Center
47 Tower ASN di IKN Nusantara Mulai Dibangun
Percepat Target Zero Stunting, Mbak Ita dan BKKBN Siapkan 3.822 TPK
Enervon Dorong Semangat Kolektif Indonesia: Gerakan #LevelUpwithEnervonActive untuk Kejar Ambisi & Mimpi
SIG Salurkan 423 Hewan Kurban Senilai Rp4,32 Miliar
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?