By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Warga Mudik, Jalani Isolasi di Desa Jojogan Ditandai dengan Gelang Karet Khusus
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Warga Mudik, Jalani Isolasi di Desa Jojogan Ditandai dengan Gelang Karet Khusus

Last updated: 15 April 2020 17:48 17:48
Jatengdaily.com
Published: 15 April 2020 17:48
Share
Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, mempunyai cara unik untuk mengetahui warganya yang mudik dari luar kota dan harus isolasi diri selama di kampung, dengan memberikan gelang karet. Foto: Jatengdaily.com/wing
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com)- Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, mempunyai cara unik untuk mengetahui warganya yang mudik dari luar kota dan harus isolasi diri selama di kampung, dengan memberikan gelang karet.

Gelang karet tersebut dipakai oleh semua pemudik, sebagai tanda agar warga juga mengetahui nya. Kepala Desa Jojogan Irman Faozi menuturkan, sesuai anjuran pemerintah warga yang memang harus mudik, maka perlu isolasi diri selama 14 hari.

Dalam membedakan antara pemudik dan bukan pemudik, kita menggunakan tanda berupa gelang karet, “Jadi setiap pemudik yang melapor ke posko, langsung dipakaikan gelang karet” katanya, Rabu (15/4/2020).

Irman menjelaskan, pemakaian gelang karet akan dilakukan selama 14 hari atau selama masa isolasi. Sehingga pemudik yang tidak mau isolasi diri, atau pergi keluar bisa diketahui karena pemantauan terhadap pemudik dilakukan setiap hari.

“Kondisi kesehatan kita pantau, keluarga juga bisa memberikan konfirmasi perkembangannya” jelasnya. wing-she

You Might Also Like

Kota Lama Geser Posisi Taman Balekambang Solo untuk Jumlah Kunjungan Wisatawan
Berkat PLN Peduli, Desa Nglobo di  Blora Kini Telah Mandiri Air Bersih
Kejuaraan Bola Voli Piala Gubernur Jateng Diikuti 27 Klub di Indonesia
Denny JA Apresiasi Rencana Antologi Esai Lingkungan Hidup
Sedimentasi Muara Pelabuhan Asemdoyong Pemalang Mulai Dikeruk
TAGGED:desa jojoganGelang karetMudik
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?