By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: 12,7 Juta Orang Telah Divaksin, Indonesia Posisi 8 Vaksinasi Tercepat
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

12,7 Juta Orang Telah Divaksin, Indonesia Posisi 8 Vaksinasi Tercepat

Jatengdaily.com
Published: 6 April 2021 05:54
Share
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Foto: setpres
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)– Indonesia menjadi negara dengan posisi ke delapan di dunia yang tercepat menggelar vaksinasi Covid-19.

Bahkan, dalam catatan vaksinasi massal Covid-19 di Indonesia telah menembus angka 12,7 juta vaksinasi setelah pada 26 Maret 2021 lalu berada di angka 10 juta vaksinasi. Dengan capaian tersebut, Indonesia berada di posisi ke-8 dunia terkait negara yang cepat menggelar vaksinasi bagi rakyatnya.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, saat menyampaikan keterangan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto serta Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Kantor Presiden, Jakarta.

“Saya ucapkan terima kasih ke rekan-rekan karena per kemarin kita sudah bisa mencapai 12,7 juta vaksinasi. Dibanding minggu lalu (26/3) yang menembus 10 juta, jadi dalam satu minggu kita sudah bisa menambah 2,5 juta vaksinasi per minggu. Menempatkan Indonesia di posisi ke-8 dunia,” ucapnya, dilansir dari laman Presiden, Selaa (6/4/2021).

Bahkan, apabila empat negara produsen vaksin Covid-19 tidak berada dalam daftar posisi tersebut, Indonesia berada pada posisi empat dunia. Hal itu berarti, dari sekian banyak negara, Indonesia merupakan negara yang benar-benar tanggap untuk memberikan perlindungan bagi rakyatnya melalui kebijakan vaksinasi massal.

Saat ini, banyak negara Eropa, Amerika Selatan, juga Asia seperti India, Filipina, dan Papua Nugini yang mengalami lonjakan ketiga dari kasus aktif Covid-19. Lonjakan tersebut menyebabkan negara-negara yang memproduksi vaksinnya di sejumlah negara yang mengalami lonjakan kasus mengarahkan agar vaksin hanya digunakan untuk negara-negara tersebut.

Hal tersebut tentunya memengaruhi suplai vaksin global, termasuk ke Indonesia. Di tengah keterbatasan suplai vaksin tersebut, pemerintah tentunya harus mengatur laju pelaksanaan vaksinasi agar tidak terjadi kekosongan stok vaksin.

“Laju vaksinasinya kita atur kembali sehingga kenaikannya tidak secepat sebelumnya karena suplai vaksin yang berkurang,” kata Budi.

Meski demikian, Menteri Kesehatan menjelaskan bahwa pemerintah tengah melakukan negosiasi dengan produsen dan negara-negara produsen vaksin agar suplai vaksin di bulan Mei dapat kembali normal sehingga pemerintah dapat melakukan vaksinasi dengan kecepatan dan peningkatan seperti sebelumnya. she

You Might Also Like

Pemerintah Fokus Tanggulangi Penularan Hepatitis B dari Ibu ke Anak
Bantu Serap Susu Peternak, ASN di Ungaran Diajak Banyak Minum Susu Segar
Lava Pijar Erupsi Gunung Ile Lewotolok Akibatkan Kebakaran Hutan
Pascainsiden Mobil Honda Brio di Mall Paragon Semarang, Pertamina SMEXPO Semarang 2023 Berjalan Normal
Komitmen Program Subsidi Tepat Sasaran, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT Pertamina Patra Niaga Tinjau Langsung Penyaluran LPG di Semarang
TAGGED:Indonesia Posisi 8jutaan orang telah divaksin'vaksinasi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?