By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Banjir di Kabupaten Tegal, Sebanyak 12.518 Jiwa Terdampak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir di Kabupaten Tegal, Sebanyak 12.518 Jiwa Terdampak

Last updated: 26 November 2021 15:19 15:19
Jatengdaily.com
Published: 26 November 2021 15:19
Share
ILustrasi Foto: dok/BNPB Kabupaten Tegal
SHARE

TEGAL (Jatengdaily.com)- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal melaporkan kejadian banjir yang terjadi diwilayahnya.

Banjir ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi serta meluapnya sungai Cacaban, Sungai Rambut, Sungai Kemiri, Sungai Pekijing dan Sungai Siwarak pada Senin (22/11/2021) pukul 23.30 WIB.

Sebanyak 12.518 jiwa terdampak atas kejadian ini, dari jumlah tersebut terdapat 25 KK terpaksa mengungsi di Masjid Baitutaqwa di Kelurahan Dampyak.

Abdul Muhari, Ph.D, Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB memaparkan, banjir ini melanda lima kecamatan di wilayah Kabupaten Tegal.

Adapun lokasinya meliputi Desa Tembok Banjaran di Kecamatan Adiwerna, Desa Pecabean di Kecamatan Pangkah, Desa Sidakaton, Desa Kupu di Kecamatan Dukuhturi, Desa Sidaharja di Kecamatan Suradadi.

Lebih lanjut, Desa Maribaya, Desa Kemuning, Desa Plumbungan, Kelurahan Dampyak di Kecamatan Kramat, Desa Banjaragung, Desa Sukareja di Kecamatan Warureja.

BPBD Kabupaten Tegal juga melaporkan sedikitnya 1.564 unit rumah terdampak dengan ketinggian muka air berkisar antara 30 – 150 sentimeter.

BPBD Kabupaten Tegal bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi 2 balita usia sekitar dua minggu berserta ibunya, dan langsung dibawa ke rumah kerabat terdekat yang tidak terdampak banjir. Kondisi terkini dilaporkan, banjir sudah mulai berangsur surut dan para warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing.

Berdasarkan prakiraan hujan dasarian BMKG November Dasarian III periode 21 – 30 November 2021, untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah sebagian besar memiliki potensi curah hujan dengan kategori menengah dengan angka 100 – 150 mm. Dikatakan tinggi apabila angkanya berkisar 150 – 300 mm dan sangat tinggi apabila lebih dari 300 mm.

Merespond hal ini, BNPB menghimbau untuk selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan. Keikutsertaan unsur pentaheliks juga diharapkan mampu menjadi kunci dalam penanganan bencana banjir, tentunya untuk bersama-sama menyiapkan kajian dan rencana jangka panjang agar kejadian ini tidak terus berulang.

You Might Also Like

Temanggung Rawan Longsor dan Angin Ribut, Pemkab Tingkatkan Kesiapsiagaan
Kuatkan SDM, STIKOM Semarang dan Disnakertrans Kota Semarang Lakukan Kerjasama
Edi dan Eko Kantongi Dukungan Enam Parpol Non-Parlemen
One Way Diperpanjang di KM 70 Tol Jakarta-Cikampek – KM 210 Tol Palikanci
Waspadai Gangguan Mental, Ketahui Gejala dan Penanganannya
TAGGED:Banjir Tegalbmkg
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?