By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Banjir NTT Akibat Siklon Seroja; 128 Orang Meninggal, 72 Orang Hilang dan 8.424 Warga Mengungsi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir NTT Akibat Siklon Seroja; 128 Orang Meninggal, 72 Orang Hilang dan 8.424 Warga Mengungsi

Last updated: 6 April 2021 10:39 10:39
Jatengdaily.com
Published: 6 April 2021 10:39
Share
Ilustrasi. Foto: dok.bnpb
SHARE

FLORES TIMUR (Jatengdaily.com) – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Senin (5/4/2021), pukul 23.00 WIB mencatat 128 warga meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah di Provinsi NTT. Rinciannya, korban meninggal di Kabupaten Lembata 67 orang, Flores Timur 49 orang, dan Alor 12 orang.

Sedangkan total korban hilang mencapai 72 orang. Masing-masing di Kabupaten Alor 28 orang, Flores Timur 23, dan Lembata 21. Sebanyak 2.019 KK atau 8.424 warga mengungsi serta 1.083 KK atau 2.683 warga lainnya terdampak

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati dalam keterangannya Selasa (6/4/2021), pihak pemerintah daerah terus memutakhirkan data dari kaji cepat di lapangan.

Warga yang mengungsi tersebar di lima kabupaten di wilayah Provinsi NTT. Pengungsian terbesar diidentifikasi berada di Kabupaten Sumba Timur dengan jumlah 7.212 jiwa (1.803 KK) , Lembata 958, Rote Ndao 672 (153 KK), Sumba Barat 284 (63 KK) dan Flores Timur 256.

Dijelaskan, cuaca ekstrem dampak siklon tropis Seroja masih berpotensi terjadi di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan. Siklon tropis ini berdampak di 8 wilayah administrasi kabupaten dan kota, antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Alor.

Bencana cuaca ekstrem di beberapa wilayah tadi juga berdampak pada sejumlah kerugian total antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat (RB), 118 unit rumah rusak sedang (RS) dan 34 unit rumah rusak ringan (RR), sedangkan fasilitas umum (fasum) 14 unit RB, 1 RR dan 84 unit lain terdampak.

Terkait pascakejadian, BPBD kabupaten dan kota dibantu dengan multipihak masih terus melakukan penanganan darurat bencana, seperti evakuasi, penyelamatan, pelayanan di pengungsian, distribusi logistik maupun pembukaan akses ke wilayah terisolir. Kementerian dan lembaga di bawah kendali BNPB juga memberikan dukungan kepada pemerintah daerah terdampak siklon tropis tersebut. yds

You Might Also Like

Peringati Pertempuran 5 Hari, Akses ke Tugu Muda Ditutup
Pergunu Demak: Guru Wajib Sesuaikan Perkembangan Teknologi
Kalah dari Thailand, Tim U-20 Indonesia Terus Berproses
MUI Jateng Ajak Umat Islam Tingkatkan Amal dan Segerakan Berzakat
Jawa Tengah dan Norwegia Jajaki Kerja Sama Transisi Energi
TAGGED:banjir NTTbnpbkorban banjir NTTProvinsi NTTsiklon tropis seroja
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?