Loading ...

Bengawan Solo Meluap; Sukoharjo, Solo dan Karanganyar Terdampak

0
banjir sukoharjo

Banjir di Kabupaten Sukoharjo. Foto: dok/twitter BPBD Sukoharjo

SOLO (Jatengdaily.com) – Hujan intensitas tinggi dan durasi lama yang terjadi di wilayah Solo Raya, Rabu (3/2/2021) mengakibatkan banjir di sejumlah daerah. Banjir khususnya terjadi di wilayah sekitar Sungai Bengawan Solo yang meluap Kamis (4/2/2021) dinihari.

Daerah terdampak di antaranya di Kabupaten Sukoharjo, Kota Solo, Kabupaten Karanganyar. Kabupaten Sukoharjo menjadi wilayah yang daerahnya banyak terdampak banjir ini.

Pihak BPBD Kabupaten Sukoharjo melalui akun twitternya menyebutkan, pada Kamis, 4 Februari 2021 sekitar pukul 00.05 WIB terjadi hujan sedang – lebat dengan durasi yang cukup lama menyebabkan luapan/limpasan sungai Bengawan Solo, mengakibatkan banjir di beberapa wilayah.

Warga yang terdampak Dukuh Krajan, Jatiteken, Desa Laban Kecamatan Mojolaban, mengakibatkan warga harus mengungsi di sekitar tanggul sungai. Warga Dukuh Kesongo, Desa Tegalmade, Kecamatan Mojolaban, warga mengungsi di rumah tetangga.

Kemudian masih di Kecamatan Mojolaban, banjir juga menggenangi Dukuh Tempel, Karangasem, Jetis, Jagan, Klatak, Ngrayapan, Ngemplak, Desa Gadingan . Serta di Kecamatan Grogol, terjadi di Dukuh Nusupan, Desa Kadokan. “Total warga yang terdampak 380 KK terdiri 1310 Jiwa.”

Pihak BPBD Sukoharjo sudah melakukan langkag-langkag yakni koordinasi dengan pihak terkait tentang lokasi yang terdampak banjir. Kemudian BPBD bersama personel Kecamatan, TNI, POLRI, Perangkat Desa, Destana, Relawan melakukan evakuasi warga terdampak banjir. Serta memberikan bantuan kebutuhan dasar berupa logistik makan.

Dampak meluapnya Bengawan Solo juga menggenangi wilayah di Kota Solo, khususnya yang berada di Bantaran Sungai Bengawan Solo. Daerah tersebut berada di Kelurahan Sewu, terutama di RW 2 kampung Sowijayan dan Putat.

Sedangkan di Kabupaten Karanganyar yang terdampak rumah warga di Dukuh Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten. Hoingga Kamis siang warga masih mewaspadai turunnya hujan, kembali melupanya Bengawan Solo. Menurut warga sungai tersebut sempat surut namun belum signifikan dan masih berpotensi naik lagi lkalau curah hujan tinggi. yds

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *