‘Boyolali di Rumah Saja’ Turunkan 60-70 Persen Mobilitas Warga

KA Bandara melintas di samping jalan tol Soker kawasan Ngemplak Boyolali yang sudah dibuka. Foto: yanuar

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Akses lalu lintas dan gerbang jalan tol di wilayah Kabupaten Boyolali mulai dibuka. Kabupaten Boyolali sendiri sejauh ini masuk dalam PPKM level 3.

Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond menjelaskan selama penerapan PPKM Darurat, Polres Boyolali telah menutup sebanyak 23 titik untuk mengurangi mobilitas masyarakat. Kebijakan tersebut dinilai berhasil dengan adanya penurunan tingkat mobilitas masyarakat 60-70 persen terlebih dengan program Boyolali di Rumah Saja yang dilaksanakan setiap Minggu ini. Penurunan tersebut dapat dilihat dari kasus yang terkonfirmasi aktif COVID-19 di angka 2.050 kasus.

“Tingkat mobilitas mengalami penurunan lumayan sampai di angka 60-70 persen apalagi dengan program Boyolali Di Rumah Saja itu cukup membantu walaupun kegiatannya dilaksanakan di hari Minggu,” ungkap Kapolres saat dijumpai di Mako Polres Boyolali, Senin (26/7/2021) seperti dilansir laman resmi pemkab boyolali.

Disinggung mengenai pembukaan 23 titik ruas jalan, pihaknya menyebutkan ada tiga titik ruas jalan yang masih ditutup. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat ke arah kota Boyolali. Ketiga titik tersebut yakni Simpang tiga Randusari, Simpang empat Terminal Lama dan Simpang KUD Boyolali.

“Di pengalihan arus di Randusari untuk mengalihkan kendaraan dari luar kota untuk lewat jalur lingkar. Kemudian di titik Simpang Terminal itu masih tetap berlakukan. Untuk penyekatan di jalan jalan yang lain kita buka,” terangnya.

Untuk itu, pihaknya menekankan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan saat berkegiatan. Serta, dengan adanya pembukaan ruas jalan tidak menjadikan sebuah euphoria dan menimbulkan pergerakan yang masif. Masyarakat diminta untuk tetap di rumah saja apabila tidak memiliki kepentingan yang mendesak.

Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Binops) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Boyolali, Iptu Widarto menambahkan gerbang tol di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo dimulai pada Minggu (25/7/2021) pukul 18.00 WIB. Sementara exit tol bandara masih ditutup karena masih berstatus fungsional.

“Untuk tol di wilayah Polres Boyolali arahan dari Kapolda melalui Direktorat Lalu Lintas Jawa Tengah kemarin mulai pukul 18.00 sudah dibuka kembali untuk akses jalan tol,” terangnya. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here