By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Boyolali Kembali Zona Merah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Boyolali Kembali Zona Merah

Last updated: 28 Juni 2021 10:24 10:24
Jatengdaily.com
Published: 28 Juni 2021 10:24
Share
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com)- Meningkatnya kasus terkonfirmasi positif Cornavirus Disease (Covid-19) beberapa hari terakhir mengakibatkan Kabupaten Boyolali masuk ke dalam zona merah. Peningkatan kasus yang paling tinggi terjadi pada hari Minggu (27/6/2021) sebanyak 435 kasus sehingga Kabupaten Boyolali masuk ke zona risiko tinggi.

“Saat ini Boyolali sudah memasuki zona risiko tinggi atau zona merah karena banyaknya pertambahan kasus, terutama hari ini (Minggu-red) sebanyak 435,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina dilansir Senin (28/6/2021).

Penambahan harian tersebut merupakan penambahan paling tinggi selama masa pandemi Covid-19 di Kota Susu.

“Yang menjadikan Boyolali total kasus konfirmasi sebanyak 10.832,” terangnya.

Dari angka kasus tersebut, terdapat 1.753 yang dinyatakan masih aktif. Sebanyak 259 dirawat di rumah sakit, 1.494 menjalani isolasi mandiri. Selanjutnya selesai isolasi 8.640 dan meninggal 439. Dengan data tersebut, kondisi di Kabupaten Boyolali untuk persentase kesembuhan sebesar 79,8 persen, sedangkan persentase kematian ada 4,1 persen. Total nilai indeks kesehatan masyarakat Kabupaten Boyolali 1,72.

Untuk itu, pihaknya selalu menghimbau masyarakat Kabupaten Boyolali untuk menaati protokol kesehatan dengan jauh lebih ketat. Hal tersebut dilakukan agar penyebaran Covid-19 dapat dikendalikan dan ditekan.

“Jaga daya tahan tubuh masing masing melalui pola hidup bersih dan sehat. Serta jangan lupa selalu bahagia,” pungkas Lina. she

You Might Also Like

‘Jateng di Rumah Saja’, Pemkab Demak Pastikan Pasar Tetap Buka
Blusukan di Bali, Hendi Ajak Pelaku Usaha Masuk Sistem LKPP
Perbaikan Jalan Rusak di Sejumlah Provinsi Sudah Dimulai
Veline Chu Takut Jarum Suntik
Supri Kaget Dagangannya Diborong Ganjar
TAGGED:boyolali zona merah
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?