By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Boyolali Targetkan Produksi Padi 160 Ribu Ton hingga Akhir Tahun
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Boyolali Targetkan Produksi Padi 160 Ribu Ton hingga Akhir Tahun

Last updated: 4 Juni 2021 16:24 16:24
Jatengdaily.com
Published: 4 Juni 2021 16:24
Share
Aktivitas petani di Kabupaten Boyolali. Foto: yanuar
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali berupaya memantau ketersediaan bahan pangan pokok masyarakat Kabupaten Boyolali. Khususnya ketersediaan di musim pancaroba saat ini, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali memantau di beberapa lahan pertanian.

Di antaranya di Desa Sembungan, Kecamatan Nogosari yang hingga di Musim Tanam 2 (MT2) komoditas beras mampu panen 197 hektar dan pada bulan Juni-Juli akan panen di areal 2.000 hektar.

“Sampai akhir tahun kami menargetkan untuk Boyolali itu memproduksi beras 160.000 ton sehingga kebutuhan beras di Boyolali ini sangat tercukupi dan mudah-mudahan kita bisa surplus 42.000 ton,” jelas Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto, dilansir laman Pemkab Boyolali.

Pihaknya optimistis bahwa target capaian tahun 2021 dapat terpenuhi. Hal tersebut dibarengi dengan harga jual beras yang terbilang cukup bagus.

“Harga jual juga bagus satu kilogram Rp 4.300 untuk yang dipanen dengan (mesin) combine dan sekitar Rp 4.000 untuk yang dipanen biasa. Sekarang sudah mulai terbiasa untuk dipanen secara combine sehingga hasilnya lebih bagus dan petani kita semakin sejahtera,” katanya.

Sebagai tambahan informasi, pada MT2 ini komoditas beras seluas 400 hektar di Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari juga akan diprediksi panen pada Bulan Juli esok. yds

You Might Also Like

Masyarakat Waswas Menguatnya Radikalisme
Berkomitmen Layani Pelanggan di Seluruh Pelosok Jawa Tengah, IOH Luncurkan Mini 3Store “3Kiosk”
Batang Distribusikan Stok Cadangan Beras
Ketika Visi Menancap di Hati Alumni
Telkom Raih Peringkat 2 Badan Publik Kualifikasi “Informatif” kategori BUMN di Ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024
TAGGED:Dispertan Boyolalipemkab boyolalipertanian boyolaliproduksi padi boyolali
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?