By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Cegah Omicron, Penumpang di Pelabuhan Dipantau Gejala Demam dan Sesak Napas
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Cegah Omicron, Penumpang di Pelabuhan Dipantau Gejala Demam dan Sesak Napas

Last updated: 18 Desember 2021 15:30 15:30
Jatengdaily.com
Published: 18 Desember 2021 15:30
Share
Ilustrasi pelabuhan. Foto: djplkemenhub
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang menyatakan kebingungan menangani pencegahan terhadap penularan Covid-19 Omicron. Pihaknya tetap mendeteksi penumpang cara penularannya dengan gejala demam, batuk dan sesak napas.

“Situasi sekarang makin bingung karena gejalanya semakin bias. Yang jelas penanganannya tetap mengacu pada infeksi saluran pernapasan, demam batuk, dan sesak,” kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang, Nur Purwoko Widodo, Jumat (17/12/2021).

Dia menyebut sejak pandemi covid-19 tahun 2020 – 2021, pihak KKP Semarang tidak menurunkan status kewaspadaan di pintu masuk bandara, pelabuhan maupun daerah perbatasan di Jawa Tengah.

Sesuai arahan Menteri Kesehatan bagi KKP yang berada di pintu masuk negara Indonesia wajib melakukan tes PCR bagi WNA. Bila hasil PCR positif akan dilakukan tes lanjutan whole genom sequencing.

Mesti KKP Semarang tidak termasuk salah satu pintu masuk negara, petugas tetap melakukan pengawasan bagi keberangkatan maupaun kedatangan penumpang pesawat, kereta api maupun kapal.

“Teknisnya petugas akan memantau penumpang yang akan berangkat dari bandara atau pelabuhan wajib menunjukkan hasil PCR. Kalau positif covid-19 kita tunda keberangkatannya, dan kita koordinasikan dengan Dinkes untuk diperiksa ulang whole genome sequencing. Di terminal kedatangan penumpang aturannya juga sama. Soalnya gejalanya bisa muncul saat penumpang turun dari pesawat atau kapal,” jelasnya.

Pihaknya saat ini juga sudah menyarankan kepada Dinkes masing-masing kabupaten/kota dan provinsi untuk membawa hasil sampel tes covid-19 ke Labkesda Semarang atau Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL) Yogyakarta untuk mendeteksi penyebaran virus covid-19 Omicron.

“Seperti apa gejala Omicron secara detail yang tahu teman-teman di Labkesda dan BBTKL. Makanya sampel pasien covid-19 yang punya gejala demam dan sejenisnya sebaiknya dibawa ke sana saja,” pungkasnya. adri-she

You Might Also Like

Menuju Kota Lama Tertib Hukum, Pemkot Bentuk Posko Pengawasan Terpadu
Insentif Redam Dampak Virus Corona, Diskon Tiket Pesawat hingga 50 Persen
Musim Hujan Waspadai Leptospirosis, Jangan Buang Bangkai Tikus Sembarangan
Peduli Anggota Terpapar Covid-19, PWI Jateng Kembali Salurkan Bantuan ‘Jogo Wartawan’
Unissula Bawa Revolusi pada UMKM Kopi Boyo Melalui Mesin Roasting dan Digitalisasi
TAGGED:Cegah Omicrongejala demamPenumpang di Pelabuhan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?