Coba Genose di SD Isriati, Walikota Tinjau Kesiapan Belajar Tatap Muka

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah KH Ahmad Darodji dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang Arnaz Agung mencoba alat Genose di aula SD Isriati Baiturrahman Semarang. Foto:ist

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meninjau kesiapan Sekolah Dasar (SD) Hj Isriati Baiturrahman yang akan segera melaksanakan pembelajaran secara langsung atau tatap muka. Kesiapan tersebut meliputi peralatan protokol kesehatan, dan SOP yang dijalankan dalam proses belajar mengajar selama pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu Wali Kota didampingi Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrrahman Dr KH Ahmad Darodji MSi, Ketua Baznas Kota Semarang Arnaz Agung, Ketua Muallaf Center MUI Jateng KH Anasom mencoba secara langsung alat Genose buatan UGM yang akan dipakai untuk mendeteksi Covid-19 untuk para murid, guru dan orang tua murid.

‘’Anak-anak sudah kangen untuk belajar di sekolah ya?’’ Tanya Hendi kepada sejumlah murid yang hadir. Pertanyaan tersebut dijawab koor,’’Kangen Pak Wali’’. Mereka tampak gembira menerima kehadiran Wali Kota Semarang itu. Selama setahun lebih anak-anak belajar menggunakan daring maupun luring dengan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Para Kepala Sekolah di lingkungan Masjid Raya Baiturrahman juga turut menyambut kehadiran Wali Kota. Mereka adalah Kepala TK 1 Hj. Taufik Nurhidayati, SPd, Kepala TK Hj Isriati 2 Siti Mustofiah SPd, Kepala SD Hj Isriati 1 Drs. Amir Yusuf, MPd, Kepala SMP Hj Isriati Eka Putranto MPd dan Kepala SMK Hj Isriati Irham Latif MPd

Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrrahman Dr KH Ahmad Darodji MSi mnejelaskan, pihaknya membeli dua unit Genose untuk diletakkan di Kampus 1 di belakang Masjid Raya Baiturrahman Simpanglima dan satu unit lagi di kampus 2 di Kompleks Islamic Center, Manyaran, Semarang.

Alat Tes Cepat
Pada saat Wali Kota Hendi mencoba alat Genose tersebut, hanya dalam waktu tiga menit sudah keluar hasilnya. Kiai Darodji yang juga Ketua Umum MUI Jateng juga ikut mencoba alat tersebut.
Menurut Kiai Darodji, alat tes Covid-19 buatan sudah teruji, akurasi di atas 90 persen. Alat tersebut sudah dipakai di bandara dan stasiun kereta api. ‘’Kami sengaja membeli dua unit untuk mempersiapkan pelaksanaan belajar mengajar tatap muka secara langsung. Semua murid dan tenaga pengajar harus dites dulu menggunakan alat ini,’’ katanya.

Setidak-tidaknya menurut Kiai Darodji orang tua akan merasa aman bila sarana dan prasarana protokol kesehatan di lingkungan Sekolah Isriati tersedia dengan baik. Apalagi sekolah Isriati juga telah membentuk Tim Gugus Covid.

Wali Kota berpesan agar para guru dan murid-murid terus melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Semangat belajar harus terus ditumbuhkan agar anak-anak tidak kendor belajar. Tetapi menjaga kesehatan juga harus dilakukan agar semuanya sehat dan selamat dari segala penyakit. st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here