By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dewan Sarankan Perlu Dirikan Posko Kampung Selama PPKM Skala Mikro
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dewan Sarankan Perlu Dirikan Posko Kampung Selama PPKM Skala Mikro

Last updated: 22 Februari 2021 09:08 09:08
Jatengdaily.com
Published: 22 Februari 2021 09:08
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng mendukung program pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro yang bertujuan untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri menyarankan agar di setiap kampung dapat mendirikan posko untuk memantau atau mengawasi kasus Covid-19.

Dia mengatakan posko itu juga berfungsi sebagai tempat sosialisasi sekaligus koordinasi antarperangkat. Dengan demikian, penerapan PPKM Skala Mikro di level kampung dapat efektif menekan penyebaran Covid-19.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jateng Quatly Abdulkadir Alkatiri. Foto:humas DPRD

“Hal ini menjadi perhatian bersama dimana pusat perdagangan tutup jam 19.00 WIB dan saat PPKM Skala Mikro ini lebih longgar lagi jam 21.00 WIB, serta pentingnya pembentukan posko di kelurahan dan desa. Berbagai usaha itu kita lakukan sampai sejauh ini dan diharapkan masyarakat ikut terlibat dalam penanganan penyebarannya,” kata Politikus PKS itu didampingi Anggota DPRD Provinsi Jateng dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII Sukirno dan Kadarwati, Sabtu (20/2/2021).

Dikatakan, organisasi masyarakat (ormas) dan organisasi lainnya juga perlu diberdayakan selama penerapan PPKM Skala Mikro. Mereka bisa berperan melakukan sosialisasi ke kampung-kampung untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

“Program itu akan berjalan, selain dari kesadaran masyarakat, juga harus ada penegasan. Ada pula yang dimaksud Jogo Tonggo yakni keterlibatan semua pihak di sini yang mengedepankan partisipasi warga untuk saling menjaga,” harapnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo menilai perlunya PPKM di level kampung untuk menekan penyebaran Covid-19. Untuk itu, kebijakan PPKM Skala Mikro dilaksanakan selama 14 hari mulai 9 sampai 22 Pebruari 2021.

Di setiap kampung/ desa konsepnya didirikan posko penanggulangan Covid-19 yang tugasnya memback up tugas Puskesmas dalam pelaksanaan Testing, Tracking, dan Treatment. Termasuk, menjamin tersedianya makanan bagi warga yang isolasi mandiri di rumah atau tempat isolasi yang disediakan desa. st

You Might Also Like

Jenazah Sutopo Purwo Nugroho akan Dimakamkan di TPU Sasonolayu
Hari Ketiga Penanganan Banjir di Grobogan, KAI Masih Terapkan Pola Perjalanan Memutar dan Batalkan Beberapa Perjalanan Kereta Api
Sejahterakan Petani, Pemkot Semarang Launching Badan Usaha Milik Petani
Pemkot Semarang Imbau Masyarakat Waspadai Penyebaran Wabah Cacar Monyet
Tim Pengabdian Masyarakat Undip Wujudkan Desa Wisata Yang Berkelanjutan di Kecamatan Kajen Pekalongan
TAGGED:COVID-19dprd jatengposko kampungPPKM skala mikro
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?