By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Di Pengungsian Ngetos, Anak-anak Diajak Bermain dan Belajar
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Di Pengungsian Ngetos, Anak-anak Diajak Bermain dan Belajar

Jatengdaily.com
Published: 18 Februari 2021 08:59
Share
Anak-anak pengungsi dampak tanah longsor Ngetos diajak bermain. Foto: dok.bnpb
SHARE

NGANJUK (Jatengdaily.com) – Anak-anak yang berada di pengungsian dampak tanah longsor di Ngetos, Kabupaten Nganjuk terus diberi hiburan. Ini untuk mengurangi rasa jenuh dan stres selama di lokasi pengungsian SD Negeri 3 Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Pihak Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD dan relawan memberikan edukasi dan hiburan pada anak- anak , Rabu (17/2/2021). Anak-anak yang berada di lokasi pengungsian SD Negeri 3 Ngetos, merasa senang dan terhibur saat diberikan edukasi dan permainan.

“Anak-anak diajak bermain, belajar, menggambar dan bernyanyi. Selama kegiatan berlangsung, para petugas dan anak-anak diwajibkan menggunakan masker sesuai protokol Kesehatan untuk mencegah penularan virus COVID-19, ”ujar Pak Dwi dari Tagana sekaligus koordinator pengungsi

Berdasarkan catatannya kebutuhan pokok pengungsi sudah tercukupi dengan baik. Kebutuhan yang mendesak lainnya adalah kebutuhan anak- anak seperti popok bayi, susu dan biskuit karena anak-anak lumayan banyak di pengungsian.

Sebelumnya pada Selasa (16/2/2021) BNPB telah memberikan bantuan yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Menteri PMK kepada pemerintah kabupaten Nganjuk berupa masker 1.000 pcs, masker anak-anak 1.000 pcs, rapid test antigen 200 test, sarung 200 pcs, dan matras 100 pcs.

Kejadian bencana longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang sampai tinggi pada Ahad (14/2) yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB sampai 19.00 WIB. Hujan deras itu mengakibatkan tebing longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, pada pukul 18.00 WIB.

Hingga Rabu (17/2) Rekap total korban tertimbun longsor 21 Orang, 6 orang masih dalam pencarian, 13 orang telah di temukan dalam kondisi (MD), 2 orang ditemukan dalam kondisi luka-luka, 18 orang luka saat menyelamatkan diri dari longsor (dirawat di puskesmas). 54 KK / 186 Jiwa terdampak dan 139 Jiwa mengungsi di depan SDN 3 Ngetos. yds

You Might Also Like

Presiden Jokowi Ajak Kemitraan Indonesia-AS Berkontribusi untuk Perdamaian Global
Perkuat Ekosistem Digital, Telkom dan Alibaba Cloud Jalin Kerja Sama
PERSADIA, Prodi PPDS Penyakit Dalam  dan RSI Sultan Agung Gelar Edukasi Perawatan Kaki Diabetes
Gitabumi Voice, Luncurkan Single “Can’t Take It No More”
Guru Besar Geologi Undip Prof Thomas Triadi Putranto Berpulang
TAGGED:bnpbpengungsi ngetostanah longsor nganjuk
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?