Didiagnosa Kanker Tulang, Kiki Kini Dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono saat membesuk Kiki Triyatno (11) yang menjalani opname di RSUD Sunan Kalijaga karena lulur kirinya membengkak karena kanker tulang dialaminya setelah jatuh tersandung pada Agustus lalu. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Sempat dirawat di rumah karena ketiadaan biaya sehari-hari selama menjalani rawat inap di RSUP dr Kariadi Semarang, Kiki Triyatno (11) bocah dengan lutut kiri membengkak karena jatuh tersandung, kini menjalani opname di RSUD Sunan Kalijaga Demak.

Siswa MI Tanwirudh Dholam itu dirawat inap untuk perbaikan kondisi umum termasuk peningkatan gizi, sebelum menjalani rangkaian kemoterapi.

Humas RSUD Sunan Kalijaga, dr Abdurrahman menjelaskan, berdasar hasil pemeriksaan pembengkakan pada lutut kiri Kiki karena terindikasi kanker tulang. Bukan tumor. Sehingga dibutuhkan kemoterapi untuk penyembuhannya.

Baca Juga: Lutut Kiki Membesar Setelah Tersandung, Didiagnosa Tumor

“Karena perangkat kemoterapi tidak tersedia di RSUD Sunan Kalijaga, maka pasien anak Kiki akan dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang yang memiliki peralatan tersebut. Sedangkan untuk bisa menjalani kemoterapi pasien harus dalam kondisi siap fisik, maka sementara ini Kiki dirawat di RSUD Sunan Kalijaga untuk perbaikan umum termasuk peningkatan gizi,” jelasnya, Jumat (24/9/2021).

Banyak Empati
Kabar baiknya, kondisi Kiki yang memprihatinkan mengundang banyak empati. Termasuk di dalamnya Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS, Kapolres AKBP Budi Adhy Buono serta Bupati dr Hj Eisti’anah. Di samping para dermawan yang turut berdonasi melalui Komunitas Omah Harapan Demak (KOHD).

Mengenai kondisi Kiki, Kapolres Budi Adhy Buono menyampaikan keprihatinannya. Tak hanya membantu kebutuhan keluarga Kiki selama bocah yang bercita-cita menjadi orang bermanfaat bagi sesama itu menjalani opname, Kapolres juga berkomitmen mengawalnya nanti saat menjalani kemoterapi di RSUP dr Kariadi Semarang.

“Lakukanlah kebaikan sekecil apapun, karena kita tidak pernah tahu kebaikan mana yang akan membawa kita ke surga. Semoga hal ini bisa menjadi teladan anggota, agar tak hanya mengayomi namun juga senantiasa peduli terhadap sesama,” kata Kapolres Budi Adhy Buono.

Di sisi lain, Koordinator KOHD Haryanto menambahkan, sejak dibuka pada 22 September sejauh ini donasi terkumpul dari para dermawan yang peduli pada kesehatan Kiki total senilai Rp 10.690.945. “Terimakasih kami sampaikan kepada semua donatur dan relawan yang telah peduli pada kesembuhan Kiki. Donasi akan dibuka hingga 30 September, dan akan diperpanjang bila mana dibutuhkan,” ujarnya.

Bagi masyarakat yang berkenan membantu melalui KOHD bisa mentransfer ke nomor rekening 135-00-88-999-212 di Bank Mandiri atas nama Komunitas Omah Harapan Demak, dan mengkonfirmasi donasi ke nomor WA 085291928018.

Atau masyarakat bisa menyampaikannya langsung kepada Asyhari (44), ayah Kiki di kediamannya di Dukuh Krajan RT 03 RW 01 Desa Kalikondang Kecamatan Demak.

Seperti diberitakan, kisah pilu Kiki ber pada Agustus lalu saat jatuh tersandung. Semula Kiki masih bisa berjalan meski pincang karena terkilir setelah terjatuh.

Berharap supaya jalan anaknya kembali normal, Asyhari yang setiap harinya bekerja sebagai abang becak itu membawanya ke tukang pijat. Namun bukannya sembuh, lutut penyuka sosis itu malah kian hari kian membesar, dan membuat Kiki yang semula lincah dan rajin sekolah juga mengaji tak bisa kemana-mana lagi. rie-yds