By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dilepas Ratusan Pelayat, Pebulutangkis Kido Dikebumikan Satu Liang Dengan Sang Ayah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dilepas Ratusan Pelayat, Pebulutangkis Kido Dikebumikan Satu Liang Dengan Sang Ayah

Last updated: 16 Juni 2021 06:40 06:40
Jatengdaily.com
Published: 16 Juni 2021 06:39
Share
Almarhum Pebulutangkis Nasional Markis Kido. Foto: PBSI
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Legenda bulutangkis Indonesia, Markis Kido yang berpulang hari Senin (14/6/2021) kemarin, dikebumikan hari ini Selasa (15/6) siang. Kido dimakamkan satu liang dengan almarhum sang ayah, Djumharbey Anwar yang meninggal dunia tahun 2008 di TPU Kebon Nanas, Cipinang, Jakarta Timur.

Ratusan pelayat melepas kepergian peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 dengan rasa penuh duka dan haru. Perwakilan PBSI, Kemenpora, dan para mantan atlet terlihat mengiringi Kido hingga peristirahatan terakhir.

Setelah disemayamkan di rumah duka, jenasah Markis Kido sempat disalatkan lebih dahulu di Masjid Baitul Muslimun, Jaka Setia. Dari masjid jenasah langsung dibawa ke peristirahatan terakhir di TPU Kebon Nanas.

“Terima kasih kepada semua pelayat yang sudah mendoakan almarhum Kido. Mohon dimaafkan segala kesalahan beliau semasa hidup,” ucap Joko Suprianto, mantan pemain yang mewakili keluarga.

“Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan dan ketabahan,” lanjut Joko, Juara Dunia 1993 di Birmingham yang juga paman dari istri Markis Kido, Richasari Pawestri.

Sementara itu, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Kido.

“PBSI turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kido dengan semua prestasinya yang membanggakan adalah pribadi yang baik dan rendah hati, kami akan sangat kehilangan sosok almarhum,” tutur Edi Sukarno, Wakil Sekretaris Jenderal PP PBSI.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Bidang Peningkatan Prestasi Chandra Bhakti, menyampaikan pesan untuk selalu meneladani sifat dan sikap almarhum selama hidup.

Markis Kido lahir di Jakarta,  11 Agustus 1984. Ia menghembuskan nafas terakhir ketika sedang bermain bulutangkis di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang hari Senin (14/6) sekitar pukul 18.30 WIB. Kido meninggalkan satu orang istri, Richasari Pawestri dan dua orang putri. Terakhir Kido menjadi pelatih di almamaternya PB Jaya Raya. she 

You Might Also Like

Kesehatan Warga Jadi Prioritas, Pemkot Semarang Kendalikan Stunting dan Wujudkan UHC 100 Persen
Mulai Tahun Depan, Pemerintah Hapus Uang Saku ASN yang Rapat di Luar Kantor
Telkom Komitmen Dukung Digitalisasi di Sektor Logistik melalui Platform Logee
Waspada! Eskalasi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah dan DIY, BMKG Ingatkan Potensi Bencana
1 Juta Dosis Vaksin Gelombang II Didistribusikan di Kota Semarang dan Surakarta
TAGGED:kido dimakamkanpebulutangkis kido meninggal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?