By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ditanya Suami Muda dan Ganteng, Janda Lansia Ternyata Pilih Sembako
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ditanya Suami Muda dan Ganteng, Janda Lansia Ternyata Pilih Sembako

Last updated: 30 Juli 2021 23:00 23:00
Jatengdaily.com
Published: 30 Juli 2021 23:00
Share
Para janda lansia berjemur di jalan sebelum menerima sembako bantuan dari RSUD Wongsonegoro Semarang. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Suasana berbeda dan unik terlihat di Jalan Pergiwati 1 Nomor 19, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara. Bagaimana tidak, lebih dari 60 janda tua, duduk beralaskan tikar berjajar rapi dengan jarak 1 meter dan bermasker, sambil berjemur bersama mulai pukul 07.30 hingga pukul 09.00 WIB di depan rumah tersebut.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Penyambung Titipan Rakyat (LBH Petir) Jateng, Zainal Abidin Petir mendampingi mereka menunggu kedatangan rombongan dari RSUD Wongsonegoro Semarang yang akan memberikan bantuan sembako.

Sekitar pukul 08.15, dokter Susi Herawati MKes, direktur RSUD Wongsonegoro didampingi Wakil Direktur, dokter Lia dan rombongan tiba di lokasi. “Saya sangat berterima kasih atas kepedulian RSUD Wongsonegoro di tengah kesibukan berjibaku mengurus pasien covid, masih memikirkan nasib orang kecil. Ini perlu ditiru pejabat negara lain, jangan sibuk pencitraan saja tapi langsung temui rakyat,” ujar Zainal Petir yang juga Komisioner Komisi Informasi Jateng ini.

Komunitas janda tua berusia di atas rata-rata 60 tahun ini mengaku sangat senang atas perhatian dari RSUD Wongsonegoro Semarang. Mbah Darmi, 92 th, warga Pergiwati 4 ketika ditanya Zainal Petir mengaku lebih senang diberi beras dan uang daripada mendapatkan suami muda dan ganteng. “Mbah, pingin sembako nopo bojo ganteng sing enom?” tanya Zainal Petir.

“Kula nggih milih sembako mawon, plong rasane, saged kangge maem,” jawab Mbah Darmi lugu disambut gelak tawa janda-janda lain.

Dokter Susi mengatakan pemberian sembako dan uang Rp 100 ribu ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang sangat membutuhkan.

“Dana ini iuran dari teman-teman tenaga kesehatan di lingkungan RS Wongsonegoro. Kami memberikan kepada eyang janda-janda sepuh di sini. Sesuai arahan Wali Kota Semarang, Bapak Hendrar Prihadi agar bergerak bersama untuk membantu masyarakat di saat pandemi covid-19,” jelas dokter Susi.

Bantuan sebanyak 200 paket sembako, selain diberikan pada janda tua, juga ditujukan untuk tukang pungut sampah, tukang parkir, dan abang becak di kawasan Pasar Surtikanti, Bulu Lor, Semarang Utara.

Zainal Petir menambahkan, LBH Petir akan selalu konsen pada pendampingan rakyat miskin dan advokasi kebijakan publik.st

You Might Also Like

Pemkot Semarang dan Kodam/IV Diponegoro Bersinergi Gelar Pasar Murah, Mbak Ita Berharap Terus Berlanjut
Pembantai Pasutri di Lebaksiu Akui Punya Dendam Pada Korban
Masyarakat Diimbau Tidak Gunakan Sepeda Motor untuk Mudik Lebaran
Tenaga Honorer Tak Akan di PHK, KemenpanRB Jadikan Pekerja Part time
Ajaib, Terseret Air Bah, Agus Selamat Setelah Bertahan Selama 3,5 Jam
TAGGED:Janda LansiaJatengdaily.comLBH PetirRSUD WongsonegoroZaenal Abidin Petir
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?