By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: DPP LVRI: Radikalisme Harus Diberantas Tuntas
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

DPP LVRI: Radikalisme Harus Diberantas Tuntas

Last updated: 7 April 2021 18:15 18:15
Jatengdaily.com
Published: 7 April 2021 18:15
Share
Saiful Sulun
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Dewan Pimpinan Pusat Legiun Veteran Republik Indonesia (DPP LVRI) mengutuk keras aksi terorisme bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar belum lama ini. Tindakan ini selain menimbulkan ketakutan dan kekacauan dalam masyarakat juga dimaksudkan untuk menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah. Negara harus menghentikan dengan menyiapkan UU/aturan yang keras untuk mencegah tumbuh kembangnya terorisme.

Terorisme adalah buah dari radikalisme di mana toleransi, keberagaman tidak mendapat tempat. Terhadap orang yang berseberangan dianggap musuh atau lawan yang harus disingkirkan bahkan dihancurkan. Radikalisme dengan khilafah sebagai ideologi menggunakan agama untuk mencapai cita-cita/tujuan yaitu berdirinya Negara Khilafah Indonesia.

“Radikalisme harus diberantas tuntas. Perkuat diri. Seluruh kekuatan nasional, parpol, ormas dan lain sebagainya harus berideologi Pancasila,” kata Ketua Umum DPP LVRI Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun dalam pernyataan persnya, Rabu (7/04/2021).

Menurut Saiful, kita harus memegang teguh amanah pendiri bangsa bahwa negara yang kita bangun ini adalah atas dasar paham Pancasila. Bukan atas dasar paham liberalisme, bukan komunisme bukan pula atas dasar paham agama.

“Segera buat undang-undang (seperti TAP XXV/MPR) yang melarang berbagai ideologi yang mengancam Pancasila khususnya paham khilafah. Tidak ada toleransi bagi siapa saja yang akan merubah ideologi bangsa. Bangsa ini sudah sepakat menjadikan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, bukan yang lain,” ucapnya.

DPP LVRI, demikian Saiful, mengajak seluruh elemen bangsa tetap bersatu padu memperkuat persatuan dan kesatuan. Jangan ada celah sedikitpun bagi para pengkhianat bangsa untuk merubah ideologi yang sudah disepakati bangsa ini, yaitu Pancasila.

“Kita harus menjadi bangsa yang kuat terhadap berbagai ancaman dan gempuran. Mari jadikan bangsa ini bangsa yang bermartabat, berdaulat dan disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia,” katanya. st

 

You Might Also Like

Berkunjung ke Brunei, Presiden Prabowo dan Sultan Hassanal Bolkiah Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
10 Kios Tempat Praktik Perjudian di Semarang Dibongkar Satpol PP
Berbagi Berkah Ramadan, Karyawan Indosat Patungan 1.500 Porsi Hidangan Berbuka Puasa untuk Warga Semarang
Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Indonesia
Lepas Keberangkatan Bus Mudik Gratis, Ini Pesan Wali Kota Semarang
TAGGED:bom bunuh diri makassarDPP LVRIpegang teguh amanah pendiri bangsaradikalisme harus diberantas
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?