By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ganjar Tinjau Sentra Vaksinasi Holy Stadium di Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ganjar Tinjau Sentra Vaksinasi Holy Stadium di Semarang

Last updated: 2 Juli 2021 13:31 13:31
Jatengdaily.com
Published: 2 Juli 2021 13:31
Share
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau sentra vaksinasi di Holy Stadium Marina, Kota Semarang, Jumat (2/7/2021) pagi. Foto: humasprov
SHARE
SEMARANG (Jatengdaily.com)– Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat akan mulai pada 3 Juli-20 Juli 2021. Menindaklanjuti hal itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan Ganjar saat meninjau sentra vaksinasi di Holy Stadium Marina, Kota Semarang, Jumat (2/7/2021) pagi. Di sela menyapa masyarakat yang antre, Ganjar menyelipkan ajakan agar seluruh masyarakat menaati PPKM Darurat, yang akan diberlakukan selama dua pekan ke depan.
“Kita mulai besok tanggal 3 Juli akan ada PPKM Darurat, ketat seluruh Jawa-Bali. Saya nyuwun (minta) semuanya untuk tertib, tetangganya diberi tahu semua. Kalau tidak penting tidak usah pergi-pergi dulu, tidak usah nongkrong dulu,” imbau Ganjar.
Selama aturan itu diberlakukan, dia mengajak masyarakat berjuang bersama untuk bertahan membatasi kegiatan dan kerumunan. Menurut gubernur, apabila masyarakat bisa bersama-sama bertahan paling tidak 14 hari saja, maka bisa cepat memotong persebaran Covid-19.
“Kita coba bertahan dua pekan kira-kira mampu tidak. Kalau kita mampu, kita bisa insyaallah potong covid-nya dengan cepat. Kita juga sudah eneg kan sama Covid,” ujarnya.
Terkait hal itu, Ganjar juga berbagi cerita kepada masyarakat tentang gerakan Tim Lima Juta di Selandia Baru. Gerakan itu dilakukan dengan melibatkan lima juta orang untuk saling mengingatkan tentang pemakaian masker dan protokol kesehatan. Hasilnya di negara tersebut persebaran Covid-19 bisa ditekan sangat cepat.
“Di New Zealand (Selandia Baru) itu antarteman saling mengingatkan kalau ada yang tidak pakai masker. Kita harus punya kesadaran yang sama,” katanya, memberi contoh.
Selain PPKM Darurat, lanjut Ganjar, langkah untuk memotong laju Covid-19 juga dilakukan melalui vaksinasi. Untuk itu ia mengajak masyarakat mengikuti program vaksinasi yang sedang digalakkan. Bahkan, Ganjar memberikan contoh bagaimana pertandingan Euro 2020 di Eropa bisa dihadiri oleh puluhan ribu penonton di stadion. Hal itu bisa dilakukan karena persentase warga yang sudah divaksin di negara itu sudah tinggi.
“Kalau 60 persen warga di Indonesia sudah divaksin,  bisa seperti itu yang nonton piala Eropa (di stadion). Kalau punya orang tua yang usianya sudah lanjut, tolong diajak vaksin. Atau anda punya teman yang sakit gula, darah tinggi, kalau bisa diajak mumpung masih sehat,” tambah Ganjar. she 

You Might Also Like

Mahasiswa Teknik Unissula Perkuat Softskill Engineering
Presiden Minta Vaksinasi COVID-19 Bagi Anak Usia 6-11 Tahun Segera Dimulai
40 Motor Disita Polres Klaten Pada Operasi Sikat
Smartfren Raih TOP CSR Awards 2024 Lewat Pemberdayaan Digital Berbasis Komunitas
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Kembali Dinobatkan Jadi CEO Of The Year
TAGGED:Ganjar PranowoGubernur Jatengvaksinasi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?