Hanyut 2 Hari, Bryan Ditemukan Tewas di Tambak Demak

Tim gabungan Basarnas, BPBD Kabupaten Demak dan sejumlah relawan saat mencari korban tenggelam dan hanyut di Sungai Tuntang, serta ditemukan di pertambakan Desa Tambak Bulusan Karangtengah. Foto: jatengdaily.com/rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Sempat dinyatakan hanyut dua hari di Sungai Tuntang, Damirdas Albar Zein alias Bryan (15) ditemukan Tim Basarnas dan Relawan BPBD Kabupaten Demak, Minggu (20/6/2021). Tubuhnya ditemukan di pertambakan Desa Tambak Bulusan Kecamatan Karangtengah, Demak, Jawa Tengah dalam kondisi tak bernyawa.

Kejadian naas bermula saat korban berserta tiga temannya Fahri (13), Fardian (13) dan Sarifudin (13) bermain PlayStation pada Jumat (18/6) siang. Diduga merasa gerah, keempat ABG warga Desa Karangsari Karangtengah itu menuju Sungai Tuntang dan ‘ambyur-ambyuran’.

Namun malang tak dapat ditolak, saat Bryan terjun ke tengah aliran yang deras tubuhnya tak dapat menggapai pinggiran sungai. Pun ketiga temannya gagal menolong, hingga tubuh korban tenggelam dan hanyut.

Merasa takut, tiga remaja tersebut pulang sambil membawa baju Bryan bermaksud memberitahukan orang tua korban. Namun karena takut disalahkan, niat melapor ke orang tua korban dibatalkan, dan ketiganya pulang ke rumah masing-masing.

Jenazah korban tenggelam ditemukan di pertambakan Desa Desa Tambak Bulusan Kecamatan Karangtengah, Demak. Foto: jatengdaily.com/rie

Karena semalaman tak pulang, ayah Bryan berusaha mencari dan menanyai teman-teman anaknya. Hingga seseorang mengatakan melihat Bryan bersama Fahri Cs pada Jumat sore. Sembari melapor ke Polsek Karangtengah, ayah korbanpun mencari Fahri Cs.

Kepada petugas penyidik Polsek Karangtengah, Fahri, Fardian dan Sarifudin kemudian mengungkapkan hal sebenarnya. Dibantu tim Basarnas dan BPBD Kabupaten Demak, pencarian korban di aliran Sungai Tuntang oleh Polsek dan Koramil Karangtengah pun dilakukan.

Namun karena hari telah petang, sesuai SOP pencarian dilanjutkan pada Minggu (20/6) pagi. Dibantu warga sekitar, akhirnya korban yang telah tewas ditemukan jasadnya di pertambakan Desa Tambak Bulusan. Sekitar 20 km dari tempat awal korban menceburkan diri.

“Tubuh korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga bisa menerima sebagai musibah,” ungkap Raswan dari TRC Kalijaga Rescue. rie-yds