Harry De Fretes Jualan Serabi dan Musik Jadul di Memoland Spot

Harry De Fretes

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Meski berulang kali mengalami kegagalan dalam ragam bisnis, tidak membuat Harry De Fretes menyerah. Justru hal itu menjadi pemicu untuk berusaha lebih baik lagi .

“Saya memang sudah berulang kali gagal dalam membangun bisnis. Kenapa saya nggak pernah kapok, belajar dari kegagalan pebisnis dari luar negeri yang di gagal sampai lima puluh kali gagal, baru menikmati kesuksesan dan saya baru Gagal sekitar sepuluh sampai dua puluh kali,jadi baru separoh nya. Jadi masih ada kesempatan,” ujar Harry De Fretes ketika bincang dengan awak media di Memoland Spot di Kawasan Sawangan Bogor Selasa (31/8/2021)

Sejak awal Agustus 2021 pentolan Lenong Rumpi ini tengah merintis usaha kuliner dengan label Memoland Spot. Di tempat usaha barunya, Harry menawarkan konsep entertainment dan kuliner yang menghadirkan kudapan, musik dan film jadul.

“Kami sengaja menghadirkan kudapan, atau makanan ringan jadul, seperti serabi, singkong goreng. Cara memasaknya pakai Kayu bakar seperti jaman dulu tapi untuk packaging kekinian,” jelas Harry.

Untuk Hiburannya Memoland Spot akan menghadirkan penyanyi lawas lawas, seperti Iis Sugianto, Ebiet G Ade, Grace Simon, atau Koes Plusan.

“Buat mereka yang kangen dengan lagu-lagu hit di era 80-90, bisa nostalgia di Memoland Spot, sambil menikmati makanan yang tak kalah jadul hahaha,” seloroh.

Konsep serba jadul dihadirkan di Memoland Spot, karena Harry ingi. Menghadirkan tempat refreshing yang berbeda dari tempat hiburan yang ada di kota besar.

“Kalau kami menghadirkan tempat hiburan kekinian, di Jakarta dan Bogor segambreng. Kami menyadari, tempat kami dipinggiran, maka kami mesti menyodorkan konsep yang unik dan berbeda, jadi orang jauh-jauh datang kesini ada yang dituju,” kata aktor yang laris sebagai bintang sinetron ini.

Harry juga berencana menghadirkan bioskop mini yang memutar film-film jadul karya sutradara hebat seperti Teguh Karya, Wiem Umboh, Arifin c Noer, Usmar Ismail.

“Biar anak-anak milenial tahu kalau Indonesia pernah memiliki SD sutradara hebat dengan karya-karya yang fenomenal,” pungkas Harry De Fretes. sb-st