DEMAK (Jatengdaily.com) – Ada yang menarik dan menyegarkan di halaman depan rumah dinas Dandim 0716/Demak beberapa bulan terakhir. Jika sebelumnya terdapat sejumlah pohon mangga sebagai peneduh, saat ini telah berdiri Rumah Ketahanan Pangan berkonsep hidroponik, lengkap dengan sayuran segar tumbuh subur di dalamnya.
Usut punya usut, gerakan pemanfaatan lahan yang rata-rata terbatas di perkotaan itu ternyata tak hanya ada di rumdin Dandim 0716/Demak Letkol Arh Mohamad Ufiz. Sebagaimana disampaikan Danrem 043/Makutarama Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo di sela kunjungan kerja kewilayahan di Kota Wali, pembangunan green house sebagai solusi gerakan ketahanan pangan dengan konsep penanaman tanpa media tanah memang sedang digiatkan di jajaran Korem Makutarama.
“Selain mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas, diharapkan rumah ketahanan pangan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, utamanya di musim pandemi. Sebab tak hanya bisa dipetik hasilnya untuk konsumsi sendiri, sayur yang dihasilkan dapat dijual sehingga menjadi penghasilan tambahan,” kata Danrem yang baru tiga Minggu menjabat di Korem Makutarama itu, didampingi Dandim M Ufiz.
Sejauh ini, green house Kodim Demak yang dipadukan budidaya lele dengan media terpal sudah bagus. “Hanya perlu ditambah tingkatannya sehingga sayuran yang dipanen nantinya bisa lebih banyak. Di samping pula diperbanyak rumah hidroponiknya di kediaman anggota, sehingga mampu meningkatkan ketahanan tak hanya di lingkungan kodim, namun juga masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Sedangkan dalam arahannya kepada anggota jajaran Kodim 0716/Demak, Danrem Gatot yang hadir didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 073 PD IV/Diponegoro By Henny Putranto Gatot SH itu menginstruksikan, agar segenap anggotanya berkerja dengan dilandasi ketaqwaan pada Sang Pencipta. Di samping profesional, loyal, serta senantiasa manunggal rakyat. rie-yds


