Indonesia Masih Berpeluang jadi Produsen Mebel Terbesar di Dunia

Produk-produk mebel dan kerajinan Indonesia dipamerkan secara virtual dalam IFEX Virtual Expo, 11 – 14 Maret 2021. Foto: ist

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) bekerja sama dengan Dyandra Promosindo menyelenggarakan IFEX Virtual Expo, 11 – 14 Maret 2021. Pameran virtual ini menampilkan virtual booth dan produk dari para peserta-peserta IFEX melalui situs https://ifexindonesia.com/virtual-expo.

Pameran virtual ini untuk memfasilitasi antara exhibitors dengan buyers untuk saling berinteraksi dan bertransaksi produk-produk mebel dan kerajinan Indonesia meskipun dalam keterbatasan jarak di tengah pandemi ini.

IFEX Virtual Expo menghadirkan kurang lebih 59 peserta yang melibatkan dua instansi pemerintahan yaitu Pemerintah Kabupaten Jepara dan binaan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank), dengan total 45 perusahaan serta 14 perusahaan yang terlibat secara mandiri berasal dari beberapa daerah di Indonesia.

Akses ke IFEX Virtual Expo juga cukup mudah dan dapat diakses secara global. Hal ini dapat mengakomodasi kebutuhan buyers internasional yang masih menunjukkan ketertarikannya terhadap produk Indonesia. Meskipun total ekspor industri furnitur Indonesia menurun pada tahun lalu, namun pelaku industri tetap optimistis industri ini akan bangkit kembali karena Indonesia memiliki potensi yang besar sebagai produsen mebel dan kerajinan terbesar di regional.

Presidium HIMKI Abdul Sobur, mengatakan Indonesia masih berpeluang menjadi produsen mebel dan kerajinan terbesar di dunia, terutama untuk produk-produk berbasis rotan dan kayu solid. Permintaan dari mancanegara juga semakin meningkat terhadap produk Indonesia.

“Untuk itu kami menghadirkan IFEX Virtual Expo untuk mengakomodir kebutuhan dan permintaan dari buyers internasional. Apalagi kami percaya bahwa Indonesia berpeluang menjadi produsen mebel dan kerajinan yang unggul dengan didukung ketersediaan bahan baku, SDM yang terampil, dan sentra-sentra produksi mebel yang tersebar di seluruh Indonesia. Semua itu kami tampilkan di IFEX Virtual Expo ini ” ujar Abdul Sobur.

IFEX Virtual Expo menghadirkan fitur-fitur untuk memfasilitasi interaksi antara buyers dan exhibitors seperti live chat dan business meeting melalui aplikasi Whatsapp, sehingga mereka bisa berkomunikasi secara langsung layaknya di pameran offline. Para pengunjung juga bisa melihat company information dari para peserta pameran. Di setiap virtual booth akan ditampilkan gambar produk-produk yang dapat dipilih. Jika pengunjung tertarik terhadap produk, dapat langsung live chat kepada peserta yang bersangkutan atau mengirimkan email untuk berdiskusi lebih lanjut.

“Kami hadirkan rangkaian program virtual untuk para buyers agar tetap terhubung dengan para peserta IFEX dan tetap dapat menjalankan transaksi agar ekonomi industri ini dapat tetap tumbuh. Kami juga telah menyediakan fitur-fitur yang memudahkan baik pengunjung maupun peserta untuk mengakses IFEX Virtual Expo,” ucap Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.

IFEX Virtual Expo merupakan rangkaian dari program virtual IFEX yang khusus dijalankan pada tahun ini. Sebelumnya IFEX telah menyelenggarakan IFEX Show Preview selama bulan Februari 2021, yang dilanjutkan dengan IFEX Virtual Expo pada bulan Maret ini, dan kemudian ditutup dengan IFEX Virtual Showroom. yds