By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jalankan Program Jogo Santri, Lima Pesantren Terima Bantuan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Jalankan Program Jogo Santri, Lima Pesantren Terima Bantuan

Last updated: 2 Oktober 2021 06:05 06:05
Jatengdaily.com
Published: 29 Januari 2021 22:02
Share
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) didampingi Ketua Baznas Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi menyerahkan Bantuan Tahap 1 Pesantren Duta ‘’Jogo Santri” Penanganan Covid-19 Tahun 2020 di kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, kemarin.Foto:dok/humas
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) didampingi Ketua Baznas Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi menyerahkan Bantuan Tahap 1 Pesantren Duta ‘’Jogo Santri” Penanganan Covid-19 Tahun 2020, Jumat (29/01/2021).

Lima pondok pesantren (ponpes) di Jateng mendapat bantuan dari pemerintah provinsi, karena dinilai berhasil menjalankan program Jogo Santri, sebagai langkah mengurangi penyebaran Covid-19 di area belajar.

Ketua Baznas Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi menjelaskan, Program Jogo Santri adalah salah satu langkah Pemprov Jateng mendorong program pendisiplinan protokol kesehatan di dalam lingkungan ponpes. Adapun total besaran bantuan yang diberikan kepada lima ponpes itu masing-masing sebanyak Rp 125 juta.

Kelima Pondok Pesantren itu yaitu Ponpes Raudhotul Mubtadiin Balekambang Jepara, Ponpes Khozinatul Ulum I Blora, Ponpes Walindo Manba’ul Falah Pekalongan, Ponpes Al Uswah Semarang serta Ponpes Life Skill Darun Najah Kota Semarang.

“Ini kita realisasikan (program Jogo Tonggo). Pada tahap pertama ada lima ponpes,” kata WagusTaj Yasin Maimoen usai penyerahan bantuan di kompleks kantor Gubernur Jalan Pahlawan Semarang.

Gus Yasin mengharapkan, dengan bantuan yang diterima, setiap ponpes bisa mendirikan pos untuk pelayanan kesehatan penanggulangan Covid-19. Termasuk juga membuat ruang isolasi, jamban ramah lingkungan, ruang pertemuan santri dengan orang tua, dan lainnya.

“Contoh seperti ini, konkret ini mari kita kembangkan bersama di pondok pesantren yang ada di Jawa Tengah maupun yang ada di Indonesia ini,” katanya.

Gus Yasin juga menuturkan, tidak hanya ponpes yang harapannya bisa membangun tempat penangulangan Covid-19 di lingkungannya, tetapi juga lembaga lain agar menerapkam protokol kesehatan. “Karena sampai saat ini Covid belum selesai. Walaupun vaksin sudah mulai dilaksanakan,” jelasnya.

Terus Berjuang

Wagub mengimbau kepada masyarakat agar tidak menganggap Covid-19 sudah selesai. Sebab, saat ini negara masih terus berjuang menghadapi virus Corona. Bahkan jumlah kasus masih tinggi. Maka ikhtiar sabar dan menaati protokol kesehatan merupakan hal penting.

“Ini bentuk untuk mewujudkan Indonesia kita, Jawa Tengah kita, dunia kita, ini aman lagi dari Covid-19,” kata Gus Yasin.

Ketua Baznas Jateng Dr. KH. Ahmad Darodji, MSi mengingatkan pentingnya zakat dalam kehidupan. “Zakat memiliki andil yang besar bagi kesejahteraan masyarakat. Hasil zakat yang dikelola dapat diaplikasikan untuk bantuan pembangunan pondok pesantren, madrasah, TPQ maupun fasilitas lainnya,’’ kata Kiai Darodji yang juga Ketua Umum MUI Jateng itu.

Salah satu penerima bantuan Duta Jogo Santri, Dr KH Ahmad Izzuddin mengatakan, nantinya, dana bantuan hasil seleksi Duta Pesantren Jogo Santri tersebut akan digunakan untuk pembangunan pondok, ruang isolasi santri dan toilet sehat serta melengkapi fasilitas-fasilitas kesehatan lainnya sebagai bentuk kewaspadaan bagi santri selama pandemi Covid-19.

‘’Mari kita terus berdoa dan mohon pertolongan Allah swt agar pandemic Covid ini segera berlalu dan kita menjalani kehidupan normal kembali,’’ tegas ”, pengasuh Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah, Semarang sekaligus Ketua Asosiasi Dosen Falak Indonesia itu. st

You Might Also Like

FT USM dan FT Unwiku Jalin Kerja Sama
Ciptakan Alat Ultrasonic Surface Roughmeter, Eko Wahyu Utomo Raih Doktor
Peringati Hari Pangan Sedunia, FTP USM Gelar Agrichfest III
Kemendikbudristek Luncurkan Penyederhanaan Kurikulum Darurat di Masa Pandemi
Optimalkan Sertifikasi Dosen, Sekolah Vokasi Undip Gandeng BPSDM
TAGGED:Baznas Jawa Tengahjogo santripesantrenProgram jogo tonggo
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?