By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Jumlah Penduduk yang Telah Terima Vaksin Capai 10 Juta Orang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jumlah Penduduk yang Telah Terima Vaksin Capai 10 Juta Orang

Last updated: 26 Maret 2021 15:03 15:03
Jatengdaily.com
Published: 26 Maret 2021 15:03
Share
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Jumlah penduduk Indonesia yang telah memperoleh vaksinasi diperkirakan akan menembus angka 10 juta orang pada Jumat, 26 Maret 2021, ini. Dengan jumlah tersebut, maka kecepatan pemberian vaksin secara harian telah mendekati angka 500 ribu penyuntikan dosis vaksin.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang memberikan keterangan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selepas rapat terbatas dengan Presiden dan jajaran kabinet terkait di Kantor Presiden, Jakarta, pada Jumat (26/3/2021).

“Alhamdulillah dan insyaallah hari ini vaksinasi akan menembus 10 juta vaksinasi dengan kecepatan harian kita sudah mendekati 500 ribu penyuntikan per hari sehingga diharapkan di bulan Maret dan April, di mana ketersediaan vaksin adalah 15 juta per bulan, kita sudah sesuai kecepatan penyuntikannya,” ujarnya.

Namun, berdasarkan dinamika terkini, Menkes memberikan catatan mengenai lonjakan kasus di beberapa negara yang memungkinkan terjadinya embargo pengiriman vaksin. Hal itu berpotensi mengganggu jadwal kedatangan dan ketersediaan vaksin di Indonesia selama beberapa bulan ke depan, utamanya yang berasal dari negara-negara yang melakukan embargo.

Mengantisipasi hal tersebut, Budi mengatakan bahwa pihaknya perlu berhati-hati dan melakukan manajemen yang baik untuk mengatur laju penyuntikan dosis vaksin agar nantinya tidak ada kekosongan stok vaksin di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menkes juga mengajak masyarakat untuk membantu mendaftarkan para orang tua dan saudara-saudaranya yang lanjut usia (lansia) untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Berdasarkan data yang dimiliki, warga lansia merupakan kelompok pasien terbanyak yang membutuhkan perawatan Covid-19 di rumah sakit sehingga pemberian vaksinasi ini diharapkan mampu menekan penyebaran virus di kalangan lansia.

“Tolong dibantu semua orang tuanya, kakek-neneknya, mertua, tante, semua yang di atas 60 tahun tolong segera diajak untuk divaksinasi. Untuk semua kepala daerah dan tenaga kesehatan harap konsentrasi memberikan vaksinasi ke para lansia,” tutur Budi. she

You Might Also Like

Membangun Literasi Statistik, BPS Provinsi Jateng Gelar Talkshow Bersama Media
Panglima TNI Tinjau Isolasi Terpusat COVID-19 di Asrama Haji Donohudan Boyolali
Pemerintah Berikan Kemudahan Layanan bagi Pekerja Miliki Rumah
Dikunjungi Wali Kota Semarang dan Mendapat Bantuan Jumat Berkah, Warga Mijen Ini Merasa Terharu
110 WNI di Kamboja Yang Terlibat Kasus Penipuan Daring Dapat Pendampingan Hukum
TAGGED:capai 10 jutaMenkesvaksinasi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?